Peta sebaran virus Corona di Kabupaten Malang per 28 Maret 2020 pukul 16.00 WIB kemarin (Ig : Malangkab.info)
Peta sebaran virus Corona di Kabupaten Malang per 28 Maret 2020 pukul 16.00 WIB kemarin (Ig : Malangkab.info)

MALANGTIMES - Pasien positif terinfeksi virus Covid-19 di Kabupaten Malang berjumlah 4 orang yang masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan, semakin membaik kondisinya.

Hal ini dinyatakan oleh Bupati Malang Sanusi yang aktif melakukan berbagai tindakan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di wilayahnya. 

Baca Juga : Aksi Tak Terpuji Bule di Bali, Pandemi Covid-19 Malah Party

"Alhamdulillah semakin membaik. Ini memperlihatkan pasien positif juga bisa sembuh. Karena itu saya tetap imbau ke masyarakat, ikuti instruksi pemerintah dan jangan panik," ucap orang nomor satu di Kabupaten Malang ini. 

Dirinya juga menyampaikan, Pemkab Malang terus melakukan berbagai upaya agar pasien positif yang diisolasi di RSUD Kanjuruhan, psikisnya tak ambruk. Yakni dengan cara mendesain ruang isolasi senyaman mungkin.

Pasalnya, lanjut Sanusi, Corona tak hanya membuat fisik pasien cepat memburuk. "Tapi juga psikis juga bisa jadi faktor semakin buruknya ketahanan tubuh pasien. Karena itu kenyamanan sangat penting untuk mempercepat pemulihan," ujarnya. 

Dari data Posko Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, tercatat pasien positif Corona hingga 28 Maret 2020 pukul 14.00 WIB sejumlah 5 orang. 1 orang meninggal dunia dan 4 lainnya masih dirawat dengan kondisi yang semakin membaik. 

Untuk sebaran wilayahnya adalah 1 orang dari wilayah Karangploso dan 4 dari Kecamatan Dau.

Kabar baik atas 4 pasien positif Corona itu, sayangnya diikuti dengan adanya data peningkatan orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). 

Data yang dipublish melalui akun resmi medsos Instagram, yaitu malangkab.info (Minggu, 29 Maret 2020) memperlihatkan adanya kenaikan jumlah ODP dan PDP. 

Yakni, dari 49 untuk ODP menjadi 62 dengan rincian 60 dalam pemantauan dan 2 orang dinyatakan sembuh atau negatif. 

Serta untuk PDP ada kenaikan 1 orang per 28 Maret 2020, dari 16 orang menjadi 17. Dengan rincian dirawat 10 dan yang dinyatakan sembuh sebanyak 7 orang. 

Tak hanya itu Satgas Covid-19 Kabupaten Malang juga menginformasikan status orang dalam risiko (ODR) dengan jumlah sebanyak 618. 

Untuk status ODR Kabupaten Malang sebarannya di seluruh wilayah kecamatan yang jumlah 33 di Kabupaten Malang. Wilayah Turen merupakan yang terbanyak dengan ODR sebanyak 46. Disusul Sumbermanjing Wetan sejumlah 43 dan Kalipare sebanyak 42 ODR. 

Baca Juga : Aksi Tak Terpuji Bule di Bali, Pandemi Covid-19 Malah Party

Untuk status ODP sebaran terbanyak berada di wilayah Lawang dengan jumlah 16 dan diikuti oleh Singosari 10 serta Kepanjen 8. Sedang PDP tertinggi ada di Singosari (4), Dau dan Ampelgading dengan masing-masing 3 kasus. 

Kondisi ini pula yang membuat Sanusi yang juga mengatakan pihaknya telah menerima bantuan rapid test dari pemerintah sebanyak 100 buah akan segera digunakan untuk pemeriksaan warga berstatus ODP dan PDP. 

"Secepat mungkin kita pergunakan bagi warga yang tengah membutuhkan," ujarnya. 

Adanya status ODR, ODP dan PDP yang menurut data naik di Kabupaten Malang, disebabkan wilayah terluas kedua di Jawa Timur (Jatim) ini juga merupakan wilayah transmisi lokal Corona. Bersama dengan Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kota Surabaya dan Kabupaten Magetan. 

Seperti yang dilansir  situs resmi penanganan corona Jatim, infocovid19.jatimprov.go.id, Sabtu (28/3/2020). 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, senada dengan Sanusi. Dirinya mengatakan dengan adanya 5 pasien positif Corona di wilayahnya, jangan membuat masyarakat panik. 

"Kita terus imbau masyarakat tenang dan tak panik. Ikuti instruksi pemerintah terkait pshycal distancing dan diam di rumah," ucapnya.