Forkopimda Kabupaten Malang saat meresmikan jalur tertib physical distancing di kawasan Jalibar. (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Forkopimda Kabupaten Malang saat meresmikan jalur tertib physical distancing di kawasan Jalibar. (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Tepat pukul 19.00 WIB Sabtu 28 Maret, Polres Malang kembali mengaktifkan jalur tertib physical distancing di kawasan Jalibar (Jalur Lingkar Barat). Ditutupnya akses jalan yang dapat menghubungkan Kepanjen-Blitar tersebut bakal berlaku hingga pukul 23.00 WIB.

”Untuk sementara jalur tertib physical distancing di Jalibar ini berlaku setiap hari Sabtu dan Minggu. Saat akses Jalibar ditutup, pengguna jalan masih tetap bisa berpergian dengan cara melewati jakur alternatif yang sudah ditentukan,” kata Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, Sabtu (28/3/2020).

Baca Juga : Aksi Tak Terpuji Bule di Bali, Pandemi Covid-19 Malah Party

Berdasarkan data yang dihimpun Satlantas Polres Malang, selain ditutup pada malam hari, akses lalu lintas di Jalibar juga ditutup pada pagi hingga siang hari. Yakni mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Akibat kebijakan tersebut, Polres Malang mempersiapkan sedikitnya empat jalur alternatif yang bisa dilalui saat Jalibar ditutup. Yakni akses jalan penghubung dari Malang menuju Blitar, Biltar mengarah ke Malang, arah Gunung Kawi menuju Malang, dan Perumahan Bhayangkara menuju Malang.

”Pengguna jalan dari arah Malang yang hendak ke Blitar bisa lurus ke arah Kepanjen kemudian belok ke kanan di pertigaan PO Bagong. Atau juga bisa lurus terus hingga simpang empat kepanjen kemudian belok kanan,” terang Hendri.

Begitu sebaliknya, yang dari arah Blitar hendak ke Malang bisa menempuh jalur alternatif dari simpang empat Talangagung menuju simpang empat Kepanjen kemudian belok kiri. ”Atau juga bisa melalui simpang tiga Sukun yang langsung tembus ke simpang tiga PO Bagong,” sambung Hendri.

Sedangkan jalur alternatif ketiga diperuntukkan bagi pengguna jalan dari arah Gunung Kawi di Desa Ngasem menuju Malang. Jalur alternatif yang disediakan ada dua.

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 Meningkat, Polres Malang Ancam Warga yang Tolak Pemakamannya

Pertama akses jalan dari simpang empat Talangagung menuju simpang empat Kepanjen, kemudian belok ke kiri arah Malang. Atau juga bisa melalui jalur alternatif kedua, yaitu dari simpang empat Talangagung belok ke pertigaan Sukun. Kemudian tinggal mengikuti jalan untuk menuju ke pertigaan PO Bagong sebelum akhirnya belok ke kiri bagi yang ingin berpergian ke Malang.

Terakhir, dari arah Perumahan Bhayangkara yang hendak ke Malang, disarankan untuk melewati Jalan Raya Mojosari. ”Terdapat posko pengamanan di pertigaan Jalibar, bagi pengguna jalan yang masih kebingungan bisa tanya ke petugas kepolisian yang sedang berjaga agar ditunjukkan jalur alternatif yang sudah disediakan,” tutup Hendri.