Logo Arema FC (istimewa)
Logo Arema FC (istimewa)

MALANGTIMES - Muncul wacana dihentikannya kompetisi Liga 1 2020 karena status darurat bencana wabah corona.

Terhadap  wacana itu, Arema FC menyatakan loyal terhadap apa pun keputusan yang dikeluarkan PSSI. Manajer Arema  Ruddy Widodo, mengatakan pihaknya memang menunggu keputusan PSSI karena kompetisi Liga 1 2020 belum diputuskan kapan akan digelar lagi. Hal itu berpengaruh kepada tim yang harus menyelesaikan kewajibannya kepada pemain, pelatih hingga ofisial.

Baca Juga : Libur Karena Covid-19, Kiper Persita Mulai Bosan

"Arema loyal terhadap apa pun yang diputuskan oleh PSSI dan PT LIB. Kami akan menyampaikan keputusan tersebut kepada pelatih, pemain dan ofisial," ujar Ruddy.

Terkait masalah gaji yang harus diselesaikan oleh manajemen Arema FC, Ruddy mengaku akan mematuhi sesuai keputusan yang dikeluarkan PSSI.

"Mereka (pemain, pelatih dan ofisial) akan tetap menerima 25 persen dari gaji yang diterima per bulannya karena itu sesuai dengan keputusan PSSI. Jadi, tidak ada negoisasi ulang," imbuhnya.

Di sisi lain, Ruddy tetap berharap situasi corona segera berlalu dan kompetisi Liga 1 2020 bisa digulirkan kembali. "Corona  sudah menjadi masalah dunia, tidak hanya Indonesia. Dan PSSI sudah memutuskan yang terbaik. Tapi kami optimistis badai cepat berlalu," tandasnya.