Perwakilan Prodi BK Unikama yang memberikan bantuan masker, handsanitizer dan paket sembako kepada panti asuhan di Malang (Ist)
Perwakilan Prodi BK Unikama yang memberikan bantuan masker, handsanitizer dan paket sembako kepada panti asuhan di Malang (Ist)

MALANGTIMES - Tak bisa dipungkiri, saat ini wabah Covid 19 menjadi momok mengerikan bagi seluruh masyarakat dunia, tak terkecuali Indonesia. Hal itu berimbas banyaknya masyarakat yang membutuhkan alat-alat kesehatan dan kebersihan seperti masker maupun handsanitizer yang kini menjadi barang mahal.

Baca Juga : Kabar Baik, Satu Pasien Positif Covid19 Tulungagung Dinyatakan Sembuh

Melihat hal itu, Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling (BK), Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan bantuan masker dan handsanitizer kepada dua panti asuhan di wilayah Malang.

Kaprodi Bimbingan dan Konseling Leny Latifah M.Pd, Kons menjelaskan kegiatan ini sebenarnya merupakan acara rutin Prodi BK yang sudah terjadwal. 

Namun, karena melihat situasi saat ini banyak orang membutuhkan masker maupun handsanitizer, pihaknya berinisiatif memberikan bantuan kepada dua panti asuhan.

"Memang sudah terjadwal, tapi kami melihat akan lebih bermanfaat jika sekarang dilakukan. Ada Panti Asuhan Al-Ikhlas di Wagir dan Panti Al Kaaf di Jabung yang kami beri bantuan, " terangnya (28/3/2020).

Untuk menyalurkan bantuan, terlebih lagi di tengah penerapan social distancing, physical distancing, pihaknya melakukan pembatasan untuk perwakilan Prodi BK yang menyerahkan bantuan ke  panti asuhan.

"Untuk penyerahan bantuan kami batasi 3 orang yang ke masing-masing panti asuhan. Sebelum berangkat kami juga intruksikan memakai masker dan tetap menjaga kebersihan," paparnya.

Baca Juga : Kota Batu Siapkan 3 Shelter Isolasi Covid-19, Anggarannya Rp 1,3 Miliar

Lanjut Lenny, bantuan yang diberikan berjumlah 200 paket, di dalamnya berisi bukan hanya masker maupun handsanitizer, tetapi juga vitamin, susu, sabun handsoap, sembako dan disinfektan.

"Ini hasil donasi teman-teman Prodi BK maupun para alumni. Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat meskipun jumlahnya kecil. Apalagi di tengah kesulitan menemukan masker maupun handsanitizer," pungkasnya.