Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Umumkan Butuh Tenaga 4.000 Relawan Pejuang Kemanusiaan

Mar 27, 2020 20:30
Andre Rahadian Koordinator Relawan Gugus Tugas Covid-19 saat memberikan keterangan pers di Kantor BNPB Jakarta, Kamis (26/3/2020). (Foto: BNPB)
Andre Rahadian Koordinator Relawan Gugus Tugas Covid-19 saat memberikan keterangan pers di Kantor BNPB Jakarta, Kamis (26/3/2020). (Foto: BNPB)

MALANGTIMES - Persebaran virus Corona atau Covid-19 yang semakin luas, membuat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 membuka peluang untuk para relawan pejuang kemanusiaan untuk bergabung. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Andre Rahadian selaku Koordinator Relawan Gugus Tugas Covid-19 pada hari Kamis (26/3/2020) saat konferensi pers di Kantor BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) di Jakarta. 

Andre Rahadian menyebutkan sementara ini membutuhkan tenaga relawan yang totalnya mencapai 4.000 orang untuk menghadapi wabah pandemi Covid-19 yang telah menyebar di 28 Provinsi di Indonesia.

"Saat ini Indonesia membutuhkan sekitar 1.500 dokter, terutama dokter spesialis paru, dokter spesialis anastesi dan juga dokter umum. Pranata lab sekitar 2.500 perawat dan juga bagian administrasi Rumah Sakit sampai ke supir ambulans," sebutnya. 

Mengenai perkembangan website yang nantinya akan digunakan sebagai media untuk melakukan pembukaan rekrutmen tenaga relawan, Andre Rahadian menjelaskan telah membuat microsite di website BNPB.

"Pada hari ini (26/3/2020) kami sudah membuat microsite di website BNPB untuk bisa menerima pendaftaran para relawan sekalian, alamatnya ada di http://deskrelawanpb.bnpb.go.id/covid19," jelasnya. 

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sendiri telah melakukan kerjasama dengan beberapa instansi yakni Asosiasi, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), Perguruan Tinggi, yang bertujuan untuk mengajak dan menjaring semua orang dalam rangka bekerja sama untuk menangani Covid-19 di Indonesia.

"Di mana para dokter dan perawat serta administrasi Rumah Sakit masih akan di gugus depan menangani pasien, menangani Rumah Sakit sedangkan teman-teman mahasiswa tingkat akhir akan menjadi lapis kedua sebagai bagian dari pencegahan," sebut Andre Rahadian.

Nantinya untuk teman-teman dari Mahasiswa yang turut serta dalam membantu Pemerintah sebagai relawan akan mendapatkan tugas sebagai pemberi informasi mengenai konsultasi baik psikologis maupun medis melalui platform online. Untuk platform yang akan digunakan dalam minggu ini akan segera diluncurkan. 

Andre Rahadian juga berharap kepada pihak-pihaknyang telah melakukan pengumpulan massa untuk menjadi relawan pejuang kemanusiaan menangani Covid-19 ini, agar di intergasikan ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Tujuan di intergasikan ini untuk mendapatkan data yang real time.

"Sehingga kita mempunyai data base yang komplit, yang real time, untuk mengenai kebutuhan dari relawan yang ada sekarang," tutupnya.

Topik
Malang Berita Malang berita malang hari ini Virus Corona Percepatan Penanganan Covid 19 relawan pejuang kemanusiaan Butuh Tenaga 4.000 Relawan Andre Rahadian Gugus Tugas Covid 19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Berita Lainnya

Berita

Terbaru