Pasar daerah di Kabupaten Malang mulai sepi, Dewan minta Pemkab bebaskan retribusi pasar di tengah Wabah Corona saat ini (dok MalangTimes)
Pasar daerah di Kabupaten Malang mulai sepi, Dewan minta Pemkab bebaskan retribusi pasar di tengah Wabah Corona saat ini (dok MalangTimes)

MALANGTIMES - Dampak virus covid-19 membuat nafas perekonomian di berbagai sektor semakin megap-megap. 

Walau berbagai kebijakan pemerintah pusat diluncurkan untuk meringankan beban itu, tapi masih membutuhkan dorongan nyata dari pemerintah daerah.

Baca Juga : Terdampak Covid-19, Ini 5 Upaya Joko Widodo Selamatkan Nasib Karyawan Selama Pandemi

Misalnya, terkait beberapa pelonggaran atau pembebasan retribusi pasar tradisional atau daerah yang secara langsung terdampak dengan adanya wabah virus corona.

Hal ini pula yang disampaikan oleh DPRD Kabupaten Malang, terkait semakin lesunya perputaran ekonomi di berbagai pasar daerah.

Dikarenakan adanya juga instruksi physical distancing atau jaga jarak fisik dalam kerumunan sekaligus imbauan untuk beraktivitas di rumah.

Sebagai upaya memutus rantai Corona yang begitu cepatnya menginfeksi manusia.

"Karena virus covod-19 ini pasar juga menjadi sepi. Pedagang mengeluh. Kondisi ini yang menurut kami agar Pemkab turun tangan membantu mereka. Misalnya, jangan tarik dulu retribusi pasarnya hingga kondisi normal," ucap Hadi Mustofa, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Malang, Jumat (27/3/2020).

Permintaan itu lanjutnya, walau terkesan kecil atau sepele tapi bisa secara langsung berdampak bagi para pedagang di pasar yang sedang dihajar virus Corona. 

Pun bagi Pemkab Malang itu sendiri sebagai pihak yang memiliki otoritas dalam melindungi warganya dalam kondisi darurat saat ini.

Kesan yang mulai mencuat atas langkah pemerintah terkait penanganan Corona dari masyarakat yang hanya bisa berkampanye atau mengimbau saja. 

Bisa terkikis dengan kebijakan-kebijakan yang terlihat kecil, seperti membebaskan dulu retribusi pasar. 

"Kondisi saat ini pemerintah harus berada di tengah masyarakat yang sedang terkena dampak Corona. Ini terkesan kecil tapi memiliki dampak bagi para pedagang juga," ujarnya yang menegaskan, tak hanya kebijakan yang besar dengan ekspektasi tinggi saja yang diambil Pemkab Malang.

Baca Juga : Dihantam Covid-19, Pelaku Pariwisata: Krisis 98 Nggak Ada Apa-Apanya

"Tapi hal yang kecil seperti ini segera diambil sikap dan ditanggulangi juga," tegasnya.

Sepinya beberapa pasar daerah di Kabupaten Malang, dengan adanya instruksi belajar, bekerja dan beribadah di rumah. 

Perlu untuk segera juga ditindaklanjuti kebijakan lainnya dari Pemkab Malang. 

Khususnya bagi para pedagang yang menggantungkan nasibnya dengan berjualan selama ini.

Tak adanya kerumunan yang merupakan 6ciri khas pasar-pasar daerah, telah membuat lesunya pendapatan para pedagang. 

Tak hanya itu mulai naiknya berbagai harga sembako dan susahnya stok barang dagangan juga menjadi persoalan tambahan yang membuat pening para pedagang.  

Sedangkan, pengeluaran seperti retribusi pasar tetap berjalan setiap hari untuk mengisi pundi-pundi daerah.