Kapolres Malang AKBP Hendri Umar (mengangkat tangan) saat memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak beraktivitas di keramaian guna menangkal penyebaran virus corona (Foto : istimewa)
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar (mengangkat tangan) saat memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak beraktivitas di keramaian guna menangkal penyebaran virus corona (Foto : istimewa)

MALANGTIMES - Meski Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah menetapkan Malang dan Surabaya sebagai zona merah Covid-19. Namun, sebagian masyarakat di Kabupaten Malang masih gemar berkumpul dan beraktivitas di lokasi keramaian.

Terbukti, Senin (23/3/2020) malam, puluhan warga yang didominasi kalangan remaja, terjaring razia yang dilakukan oleh petugas gabungan dari Polres Malang dan Kodim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu.

”Giat kali ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus Corona, khususnya di wilayah Kabupaten Malang. Sasarannya adalah tempat keramaian yang banyak terdapat orang sedang berkumpul,” kata Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar.

Selain Kapolres Malang, giat razia yang menyasar tempat keramaian ini juga dipimpin langsung oleh Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu, Letkol (Inf) Ferry Muzawwad.

”Personel gabungan yang terbagi menjadi dua tim ini, menyasar tempat kafe ataupun restoran yang rawan dijadikan tempat berkumpul bagi orang banyak,” sambung Kapolres Malang.

Praktis, usai apel persiapan hingga pemberangkatan petugas patroli. Puluhan personel gabungan dari unsur TNI dan Polri ini, sudah melakukan patroli di beberapa tempat tongkrongan yang ada di tiga kecamatan di Kabupaten Malang. Yakni di Kecamatan Kepanjen, Pakisaji, dan Sumberpucung.

”Tadi masih ada beberapa warga yang kedapatan sedang berkumpul hingga larut malam. Kepada mereka kami berikan imbauan, penekanan dan tindakan represif, agar menghindari kerumunan," saut Hendri.

Usai mendapatkan arahan, lanjut Hendri, warga serta para remaja yang kedapatan sedang berkumpul tersebut diarahkan agar segera pulang ke rumah masing-masing.

”Kegiatan semacam ini akan rutin kami lakukan, tujuannya untuk mencegah penyebaran virus corona. Salah satunya dengan cara memberikan himbauan langsung di tempat keramaian," pungkasnya.