Achmad Yurianto, Juru bicara Presiden terkait persebaran virus Corona atau Covid-19 di Indonesia. (Foto: BNPB)
Achmad Yurianto, Juru bicara Presiden terkait persebaran virus Corona atau Covid-19 di Indonesia. (Foto: BNPB)

MALANGTIMES - Persebaran virus Corona atau Covid-19 semakin masif hampir menjangkau seluruh Provinsi di Indonesia. Setidaknya terdapat 22 Provinsi yang telah masuk dalam data sebaran virus Corona atau Covid-19.

Achmad Yurianto selaku Juru Bicara Pemerintah mengenai virus Corona atau Covid-19 mengatakan, terdapat penambahan kasus pasien positif virus Corona atau Covid-19.

"Mulai tanggal (22/3) pukul 12.00 WIB sampai (23/3) pukul 12.00 WIB, ada penambahan kasus baru sebanyak 65 orang, yang terdistribusi di berbagai provinsi. Sehingga total kasus pada hari ini (23/3) menjadi 579," ujar Achmad Yurianto saat konferensi pers di kantor BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Jakarta pada hari Senin (23/3/2020).

Berdasarkan laporan saat konferensi pers dari juru bicara Pemeintah mengenai virus Corona atau Covid-19 rinciannya sebagai berikut, Bali (3), Banten (9), DKI Jakarta (44), Jambi (1), Kalimantan Timur (2), Kepulauan Riau (1), Maluku Utara (1), dalam proses verifikasi di lapangan (4).

Dari penambahan kasus pasien positif virus Corona atau Covid-19 naiknya tidak signifikan. Karena hari Minggu (22/3/2020) tingkat kenaikannya 64 kasus, sedangkan pada hari Senin (23/3/2020) ini kenaikannya 65 kasus. 

Untuk kasus pasien yang berhasil sembuh yang telah melalui beberapa kali cek laboratorium dan hasilnya menunjukkan negatif. Pasien tersebut terdata di Provinsi DKI Jakarta.

"Kemudian ada penambahan kasus yang sudah dua kali follow up, spesimen dua kali negatif dan kita nyatakan sembuh, sebanyak satu orang. Sehingga total kasus sembuh adalah 30 orang," beber Achmad Yurianto.

Untuk kasus pasien yang berhasil sembuh hanya naik satu pasien dari data pada hari Minggu (22/3/2020) menunjukkan 29 kasus sembuh, sedangkan pada hari Senin (23/3/2020) ini menunjukkan angka 30 pasien berhasil sembuh.

Sedangkan untuk data pasien yang meninggal dunia akibat dari virus Corona atau Covid-19 juga naik dengan satu pasien meninggal dunia. Berdasarkan data laporan dari juru bicara Pemerintah mengenai virus Corona atau Covid-19, pasien yang bersangkutan berdomisili di Provinsi Sulawesi Selatan. 

"Kemudian ada satu tambahan lagi kasus yang meninggal dari data yang kami rilis kemarin 48, sehingga total kasus meninggal 49," ungkap Achmad Yurianto. 

Berdasarkan distribusi penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang telah bertambah hingga ke 22 Provinsi, kemudian Pemerintah Pusat melaksanakan distribusi APD (Alat Pelindung Diri), alat screening test, masker dan obat-obatan yang diperlukan oleh tenaga medis maupun pasien virus Corona atau Covid-19. 

Pihak Pemerintah juga mengharapkan agar semua fasilitas kesehatan yang ditujukan untuk memberikan layanan kepada pasien virus Corona atau Covid-19 dapat terpenuhi dengan standar kebutuhan APD (Alat Pelindung Diri), kebutuhan reagen, kebutuhan masker, serta kebutuhan obat-obatan. 

Sehingga dapat memberikan pelayanan dan perawatan yang terbaik untuk para pasien yang sedang berjuang melawan virus Corona atau Covid-19 yang menjangkit di tubuhnya.