Poster Coming Soon launching ep album SAS Skapunk yang sebelumnya akan digelar pada (18/4/2020), akhirnya diundur sampai batas waktu yang belum ditentukan. (Foto: Irvan for MalangTimes)
Poster Coming Soon launching ep album SAS Skapunk yang sebelumnya akan digelar pada (18/4/2020), akhirnya diundur sampai batas waktu yang belum ditentukan. (Foto: Irvan for MalangTimes)

MALANGTIMES - Mengantisipasi virus Corona atau Covid-19 yang terus menyebar di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur, salah satu band ska asli Malang, SAS Skapunk berinisiatif untuk mundurkan jadwal launching extended play (ep) album mereka.

Launching ep album awalnya akan digelar pada tanggal 18 April 2020 mendatang. Namun, para personel bersepakat untuk mengundurkan jadwal launching.

Baca Juga : Didi Kempot Gelar Konser Amal dari Rumah, Hanya 3 Jam Donasi Capai Rp 5,3 Milliar

"Pertama imbauan dari Pemkot Malang cuma 14 hari, terus dengan kasus yang semakin meningkat dan kita pakai patokan imbauan dari BNPB dan POLRI. Akhirnya kita undur dulu," ujar Irvan, vokalis SAS Skapunk kepada pewarta, Senin (23/3/2020).

Dengan adanya pengunduran jadwal launching ini, Irvan mengatakan tidak ada kerugian yang signifikan.

"Kalau rugi nggak ya, tapi CD (Compact Disc) sudah selesai produksi dan siap dikemas, dan untuk tempat kita rencananya di Godbless Cafe 1, tapi untungnya masih bisa dikomunikasikan," kata Irvan yang telah bersama SAS Skapunk mulai pertama berdiri di tahun 2013.

Untuk ep album dari SAS Skapunk sendiri, Irvan menuturkan bahwa akan ada playlist lima lagu yang akan mendobrak telinga para pendengar. Dengan kesibukan yang lima personel SAS Skapunk, penggarapan lagunya sendiri memakan waktu dua tahun.

Sebelum memakai nama SAS Skapunk, band ini bernama Shaggy And Scooby dan memilih irama musik Ska yang lambat. Tetapi lambat laun, mulai beralih, berganti nama dengan SAS Skapunk dengan tempo yang lebih cepat, menunjukkan ciri khas semangat pemuda.

Hal ini juga dibenarkan oleh Irvan selaku sang vokalis. "Kalau Skapunk itu lebih enak didengarkan dan temponya membuat semangat, karena dulu para personel kurang cocok dengan temponya yang kurang cepat," ujarnya.

Baca Juga : SBY Persembahkan 'Cahaya Dalam Kegelapan', Lagu Bagi Para Pejuang Covid-19

Irvan juga kembali mengingatkan kepada seluruh penikmat musik Ska di mana pun berada, untuk selalu bersama-sama melindungi diri, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 ini.

"Saya harap semua para pelaku musik dan penikmat musik bersama-sama untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Indonesia secara khusus di daerah Malang Raya," tandasnya.

Jadwal launching ep album ini mundur dalam waktu yang belum bisa ditentukan. "Pengunduran jadwal launching ep album ini untuk keselamatan, kenyamanan dan keamanan semua penikmat musik di manapun berada," pungkasnya.