Potongan gambar  CCTV  saat pelaku terekam membawa sepeda angin korban (Ist)
Potongan gambar CCTV saat pelaku terekam membawa sepeda angin korban (Ist)

MALANGTIMES - Saat ini, bukan hanya para pemilik kendaraan bermotor saja yang harus waspada, melainkan para pemilik kendaraan jenis sepeda angin. Khususnya sepeda angin bermerek. Pasalnya pelaku pencurian saat ini juga gencar menyasar sepeda angin.

Seperti yang terjadi di kawasan Jalan Pelabuhan Tanjung Priok, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang pada Rabu (18/3/2020) lalu sekitar pukul 03.30 wib.

Baca Juga : 6 Gunung Erupsi Bersamaan, Mulai di Tanah Jawa, Maluku, hingga Sumatera

Saat itu pelaku pencurian menyasar sepeda angin merek Polygon milik Erwin A (34), Yang terpakir di halaman rumahnya. Pelaku terekam CCTV masuk ke dalam rumah dengan ada memanjat dinding perumahan. Pelaku diketahui sempat berkeliling mencari sasaran di rumah warga lainnya, sampai akhirnya pelaku masuk ke rumah korban.

Pagar rumah korban saat itu di dalam kondisi tertutup namun tidak terkunci. Sebelum masuk, pelaku nampak melihat-lihat situasi sekitar untuk memastikan situasi aman. Pelaku kemudian masuk dan melakukan aksinya mengambil sepeda angin korban.

Korban mengetahui jika sepeda angin miliknya hilang pada pagi hari. Kaget mengetahui sepedanya hilang, korban lantas segera melihat kamera CCTV yang ada di sekitar rumahnya. Dan saat dilihat, benar saja, terdapat maling yang masuk dan mengambil sepeda di rumah korban.

Pelaku dalam CCTV terlihat begitu santai menuntun sepeda tanpa takut ketahuan dan kemudian kabur. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta.

"Pas hari yang sama, ada tetangga yang juga kehilangan sepeda ternyata. Rumahnya nggak jauh dari rumah saya, ya sekitar sekiloan," jelas korban.

Baca Juga : Viral, Longsor Sukanagara Cianjur Nyaris Telan Korban Seorang Pengendara Motor

Kasubag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengimbau, agar masyarakat lebih berhati-hati lagi. Meskipun situasi terlihat aman, namun kewaspadaan tetap diperlukan.

"Selalu pasang kunci ganda, selalu cek pintu pagar sudah terkunci atau belum, meskipun sudah ada petugas penjaga dengan sistem one gate system kewaspadaan harus tetap ada," bebenya.

Pihaknya juga meminta, masyarakat untuk segera melapor bilamana menjadi korban kejahatan atau mengetahui hal-hal yang mencurigakan di lingkungannya. Sehingga, manakala terjadi sesuatu, bisa segera dilakukan tindaklanjut.