Suasana dalam kampus UIN Malang yang sepi. (Foto: Instagram @uinmlg)
Suasana dalam kampus UIN Malang yang sepi. (Foto: Instagram @uinmlg)

MALANGTIMES - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) Malang melakukan sterilisasi kampus sejak 20 Maret sampai 4 April 2020.

Dalam surat edaran yang diteken Rektor UIN Malang Prof Dr Abdul Haris MAg, kebijakan itu diambil untuk mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi warga kampus UIN Malang dari risiko virus corona atau covid-19.

Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf

 

"Dilakukan sterilisasi kampus sejak tanggal 20 Maret sampai 4 April 2020, kecuali layanan Satgas Pencegahan Virus Corona," ujar Prof Haris.

Selama masa tersebut, seluruh aktivitas pegawai, dosen, dan mahasiswa dilaksanakan dari rumah atau tempat tinggal masing-masing. Prof Haris meminta dosen dan mahasiswa senantiasa berada di rumah atau tempat tinggalnya masing-masing. Segala kegiatan layanan administrasi dan akademik juga dihentikan sementara.

Nah, apabila pegawai,  dosen, atau mahasiswa ada urusan mendesak dan tidak dapat ditunda, maka ia dapat ke kampus dengan izin atasan langsung dan Satgas Covid-19 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang atau security kampus. "Serta akan dilakukan skrining suhu tubuh di gerbang pintu masuk kampus," ucap Haris.

Selama masa sterilisasi ini, pegawai dan dosen di UIN Malang tetap dianggap masuk.

Tak hanya itu. UIN Malang juga melakukan penyemprotan disinfektan di ruang kesekretariatan mahasiswa.

Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19

 

"Semua kegiatan mahasiswa baik kurikuler maupun ekstrakurikuler ditangguhkan. Semua ruang kesekretariatan dewan mahasiswa (dema), senat mahasiswa (sema), HMJ, dan UKM dikosongkan untuk dilakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan," tandasnya.