Masjid Agung Baiturrahman Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa)
Masjid Agung Baiturrahman Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Imbauan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyarankan untuk mengganti salat Jumat dengan salat zuhur di rumah masing-masing karena virus Corona atau Covid-19 telah mewabah, ternyata tidak dilakukan di wilayah Kabupaten Malang.

Hal ini juga ditegaskan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang karena menilai bahwa wilayah tersebut masih masuk di zona hijau. Artinya, masih relatif aman dari virus Corona atau Covid-19. 

Baca Juga : Kisah Lucu Umar bin Khattab Protes Kebijakan Mualaf yang Pimpin Peperangan

Maka dari itu, masih dilaksanakan salat Jumat berjamaah di masjid. Lain lagi jika telah masuk pada zona kuning maupun merah.

Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang Mursidi menanggapi himbauan dari MUI yang mengimbau mengganti salat Jumat dengan salat zuhur di rumah masing-masing.

"Pimpinan Pusat Muhammadiyah tidak menginstruksikan untuk menghentikan kegiatan salat Jumat. Jadi kami PD Muhammadiyah Kabupaten Malang mengikuti arahan dari PP Muhammadiyah yang tetap melaksanakan," tegasnya.

Hingga hari Jumat (20/3/2020) ini, semua masjid yang di bawah komando Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang belum ada yang melaporkan akan mengganti salat Jumat dengan salat zuhur. 

"Sampai saat ini teman-teman di PC Muhammadiyah se-Kabupaten Malang belum ada yang izin untuk tidak melaksanakan salat Jumat," ujarnya.

Mursidi juga menyebutkan, dari catatan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang, terdapat sekitar 91 masjid yang tetap melaksanakan salat Jumat berjamaah.

Di antaranya, di Kepanjen ada Masjid Al Hidayah (sebelah Rumah Makan Anda); Tumpang, Masjid Al-Ikhlas Desa Malangsuko (Depan Pom Bensin); Masjid Al-Furqon (Jl. Bima 23 Tumpang); Masjid At-Taqwa (Dusun Kebonsari, timur Makam Pahlawan Tumpang); Poncokusumo : Masjid As-Salam; Turen : Masjid Al Munawaroh (Timurnya Pindad).

Sementara itu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Malang juga memberikan tanggapan mengenai imbauan dari MUI.

Baca Juga : Menag Minta Tarawih Dilakukan di Rumah, Salat Id Ditiadakan, dan Halal Bihalal Online

"Belum ada daerah yang jadi fokus endemis, sehingga mengharuskan salat Jumat di rumah. Untuk sekarang dipersilahkan Jumatan berjamaah di masjid," terang Ketua PCNU Kabupaten Malang Umar Usman. 

"Sehubungan belum muncul endemis, semua masjid masih dipersilahkan melaksanakan Jumatan," ujar Umar Usman kepada pewarta, Jumat (20/3/2030).

Umar juga menjelaskan bahwa dirinya bersama jamaah Nahdliyyin lainnya menjalankan instruksi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dengan tidak panik dan tetap menjaga kebersihan lingkungan.

"Kita melaksanakan edaran PBNU, agar tidak panik, menjaga kebersihan lingkungan, melaksanakan PHBS (Perilaku Hidup Bersih Sehat) salah satunya cuci tangan pakai sabun," kata Umar yang juga berprofesi sebagai dokter.

Umar juga menambahkan untuk jamaah Nahdliyyin agar terus berdoa dan bermunajat kepada Allaah Subhanahuwata'ala dengan cara memperbanyak baca doa, Sholawat Tibbil Qulub dan Qunut Nazilah.