Fatwa MUI Imbas Corona Ganti Salat Jumat, PD Muhammadiyah Kota Malang: Itu Solusi Yang Tepat

Mar 18, 2020 07:48
Penasihat PD Muhammadiyah Kota Malang, Taufiq Kusuma. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Penasihat PD Muhammadiyah Kota Malang, Taufiq Kusuma. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Imbas kemunculan virus Corona atau Covid-19 yang menggegerkan publik seantero dunia memang beragam. Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan menerbitkan sejumlah fatwa terkait penanganan penyakit yang muncul pertama kali di Wuhan, China sejak Desember 2019 lalu.

Tercatat, angka orang yang terinfeksi virus ini di Indonesia melonjak naik mencapai 172 kasus positif Corona. Karenanya, ada tiga poin fatwa MUI yang dikeluarkan berkaitan dengan pencegahan Covid-19 itu.

Yakni, daerah darurat Corona dilarang salat jumat dan menggantinya dengan salat dzuhur, dilarang salad id yang melibatkan masa banyak, dan melarang melakukan penimbunan masker dan sembako.

Menanggapi hal itu Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Malang menyepakati fatwa yang dikeluarkan oleh MUI tersebut. Hal itu dinilai sudah sesuai dengan kaidah umat muslim berkaitan dengan ibadah salat yang melibatkan masyarakat banyak, salah satunya salat jumat.

"Menurut saya itu fatwa yang sangat bijak, memberikan solusi kepada masyarakat Indonesia khususnya untuk umat islam di dalam melaksanakan ibadah (di tengah ancaman virus Corona)," ujar Penasihat PD Muhammadiyah Kota Malang, Taufiq Kusuma.

Dijelaskannya, jika hal itu dikaitkan dengan kaidah islam memang ada ketetapan hukumnya. Yakni, dengan kaidah dar’ul mafâsid muqoddam ‘alâ jalbil masholih atau menghindari bahaya harus didahulukan daripada mengambil manfaat.

"Bagaimanapun sangat tepat, karena apabila di suatu daerah itu memang sangat berbahaya maka fatwa itu bisa dijalankan dengan kaidah menghindari bahaya itu harus didahulukan daripada manfaat. Dan apabila saat-saat yang memang membahayakan boleh salat jumat diganti dengan salat dzuhur," jelasnya.

Sementara, untuk di Kota Malang sendiri menurutnya belum kepada tingkatan tersebut. Namun, tidak menutup kemungkinan apabila kondisi penyebaran virus Corona sudah semakin meluas maka akan dilakukan. 

Untuk saat ini pihaknya bersama tokoh agama lainnya masih memberikan imbauan kepada masyarakat untuk yang kondisi tubuhnya tidak sehat agar menjalankan ibadah di rumah saja.

"Sementara kami masih melakukan pengimbauan kepada umat muslim di Malang terkait hal itu. Bagi yang sakit, sebaiknya salat di rumah saja. Bukan berarti yang nggak enak badan itu ada indikasi, tetapi dia sendiri supaya terselamatkan dari terhampirinya virus Corona yang sangat mudah tersebar lewat komunikasi, sentuhan dan yang lainnya. Dan mengurangi aktivitas berkumpul dengan jumlah massa yang banyak," tandasnya.

Topik
MalangBerita Malangberita malang hari iniVirus CoronaCorona di MalangWabah CoronaFatwa MUIGanti Salat JumatPD Muhammadiyah Kota MalangTaufiq Kusuma

Berita Lainnya

Berita

Terbaru