Tersangka Heri Hermansyah (24) berhasil diamankan beserta barang buktinya oleh Unit Reskrim Polsek Singosari. (Foto: Polsek Singosari for MalangTimes)
Tersangka Heri Hermansyah (24) berhasil diamankan beserta barang buktinya oleh Unit Reskrim Polsek Singosari. (Foto: Polsek Singosari for MalangTimes)

MALANGTIMES - Perburuan terhadap jaringan peredaran narkoba terus dilakukan jajaran Polsek Singosari. Satu lagi pelaku dalam rantai peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Malang bagian utara ini berhasil dibekuk oleh Unit Reskrim Polsek Singosari, pada hari Minggu (15/3/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kali ini yang berhasil dibekuk adalah bandar Narkoba yang berasal dari wilayah Kota Malang.

Kapolsek Singosari AKP Farid Fatoni melalui Kanit Reskrim Polsek Singosari Iptu Supriyono menerangkan bahwa pihaknya telah berhasil meringkus salah satu banda Narkoba berasal dari wilayah Kota Malang. "Unit Reskrim Polsek Singosari berhasil meringkus bandar atas nama Heri Hermansyah (24) warga Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang," beber Supriyono pada pewarta. 

Penangkapan ini berdasarkan pengembangan kasus dua tersangka sebelumnya yang merupakan warga Singosari, Kabupaten Malang. Supriyono juga menjelaskan bahwa tersangka Heri Hermansyah (24) berhasil ditangkap di Jalan Ken Arok, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Supriyono menjelaskan kronologi penangkapan Heri Hermansyah (24), untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Tersangka Beni Adi Saputra (24) memesan kembali sabu-sabu. "Tersangka Beni Adi Saputra (24) memesan kembali Narkotika jenis sabu-sabu kepada Heri Hermansyah (24) dan sanggup mengantar ke wilayah Singosari, tepatnya di Jalan Ken Arok, Pagentan-Singosari. Saat itulah jajaran Unit Reskrim Polsek Singosari berhasil meringkus bandar atas nama Heri Hermansyah," bebernya.

Menurut keterangan petugas Unit Reskrim Polsek Singosari, saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka Heri Hermansyah (24), petugas mengamankan beberapa barang bukti. Antara lain satu pocket plastik transparan ukuran kecil yang berisi serbuk kristal warna putih diduga jenis sabu-sabu yang dibungkus lakban hitam dengan berat sejitar 5,15 gram; satu unit ponsel warna merah; serta empat buah kartu ATM dengan rincian (dua ATM BCA, satu ATM Mandiri, satu ATM CIMB Niaga). 

Atas tindakan tersangka pelaku Heri Hermansyah, polisi mengenakan Pasal 114 ayat satu Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun kurungan penjara dan paling lama 20 tahun kurungan penjara. Serta denda  minimal Rp 1 milliar dan maksimal Rp 10 milliar. 

Selanjutnya pihak Kepolisian Polsek Singosari terus mengimbau kepada khususnya para generasi muda agar menjauhi barang haram Narkoba. Karena akan merusak masa depan generasi muda dan pastinya akan mendekam menyusul para tersangka di dalam 'hotel prodeo'.