Suasana saat customer tengah memilih bahan-bahan belanjaan di supermarket Superindo Tlogomas Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Suasana saat customer tengah memilih bahan-bahan belanjaan di supermarket Superindo Tlogomas Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pasca diumumkannya oleh Presiden Joko Widodo bagi seluruh masyarakat tanah air untuk bekerja, belajar, dan beribadah di rumah sebagai langkah pencegahan penularan virus Corona atau Covid-19, banyak dari masyarakat yang mulai meningkatkan kewaspadaan.

Ketika berada di rumah, segala kebutuhan pribadi tentunya mulai dipersiapkan untuk menghindari aktivitas di luar. Nah, belum lama ini dikabarkan jika banyak dari masyarakat di Kota Malang mulai berbondong-bondong menyerbu supermarket untuk memenuhi kebutuhannya.

Namun, saat dikonfirmasi ke salah satu supermarket yakni Superindo di Kelurahan Tlogomas suasananya tampak landai. Meski ada yang berbelanja namun tak menunjukkan tanda-tanda panic buying dari masyarakat.

Store Leader Superindo Tlogomas, Muhammad Faisal menyampaikan sejauh ini customer yang berbelanja masih terbilang landai. Belum ada yang terlihat mengalami panic buying. Menurutnya, kalaupun ada yang berbelanja banyak itu masih dalam kapasitas kewajaran saja. 



"Landai, belum ada peningkatan. Belanja harian biasa ya, kalaupun banyak ya hanya karena kebutuhan bulanan sepertinya," terangnya kepada MalangTIMES, Senin (16/3).

Dijelaskannya mayoritas customer yang belanja banyak itu pada akhir bulan hingga awal bulan saja. "Biasanya tanggal akhir bulan mulai tanggal 25 sampai awal bulan itu tanggal 3 an yang belanja banyak. Indomie juga banyak yang belanja kardus-kardus nyetok ya, ini juga biasa saja," jelasnya.

Meski begitu, kemunculan virus Corona tersebut menjadikan pihak supermarket menyiapkan antisipasi. Yaitu dengan menyediakan hand sanitizer siap pakai bagi customer.

Hand sanitizer tersebut berada di empat titik, mulai dari pintu masuk, kasir, bagian buah-buahan dan daging. Penyediaan itu sudah berlangsung sejak dua minggu terakhir.

"Kita memang kalau stok hand sanitizer sudah kosong, tapi untuk antisipasi pencegahan virus Corona kami sediakan hand sanitizer. Jadi customer yang berbelanja bisa langsung pakai saat masuk. Habis pegang-pegang daging atau buah bisa langsung pakai itu," tandasnya.

Sementara itu, salah satu konsumen Lulu Mafyukha menyatakan dengan diberlakukannya aktivitas di rumah ia memang mulai menyetok beberapa kebutuhan hariannya. Seperti buah, roti, makanan ringan hingga ikan. Hal itu dilakukan agar tidak terlalu sering ke luar dan memanfaatkan bahan-bahan pokok untuk dimasak.

"Sebenarnya ya nyetok, kayak buah-buahan, susu, ikan biar standby aja di rumah. Lagian kalau masak sendiri juga lebih higienis, dan biar nggak terlalu sering ke luar saja," ungkapnya.