Waspada Corona, Wisata Religi Makam Gus Dur Ditutup

Mar 15, 2020 16:13
Suasana makam Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid. (Gus Dur). (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Suasana makam Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid. (Gus Dur). (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

MALANGTIMES - JOMBANGTIMES - Pondok Pesantren (PP) Tebuireng Jombang menutup sementara lokasi kompleks makam keluarga mulai tengah malam nanti. Secara otomatis, wisata religi makam Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ditutup. 

Penutupan ini sebagai upaya PP Tebuireng untuk mencegah penyebaran virus corona. Sesuai Surat Edaran Nomor 1524/I/HM 00 01/PENG/2020 yang ditandatangani pengasuh PP Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz, kompleks makam PP Tebuireng  ditutup mulai 16 Maret 2020 pukul 00.00 WIB hingga waktu yang tidak ditentukan.

Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19

"Berkenaan dengan kebijakan ini, kami atas nama keluarga besar Pesantren Tebuireng menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," demikian bunyi surat edaran tersebut.

Penutupan aktivitas wisata religi makam Gus Dur ini dibenarkan oleh Sekretaris PP Tebuireng KH Abdul Ghofar. Ia menuturkan, keputusan yang dikeluarkan  PP Tebuireng ini merupakan hasil rapat keluarga besar pondok.

Pihak keluarga PP Tebuireng telah mempertimbangkan matang-matang keputusan itu, menyusul adanya Surat Edaran Gubernur Jatim Nomor 443/4146/201.3/202 tentang peningkatan kewaspadaan covid-19 dan SE Bupati Jombang Nomor 451.12/350/415.22/2020.

"Kami putuskan kebijakan tersebut dalam rapat pimpinan dan Majelis Keluarga Pesantren Tebuireng, dengan merujuk anjuran yang disampaikan pemerintah," kata pria yang akrab disapa Gus Ghofar itu, Minggu (15/3).

Menurut Gus Ghofar, penutupan makam keluarga PP Tebuireng ini bertujuan mencegah banyaknya aktivitas peziarah yang datang. Hal itu juga sebagai upaya pihak pondok untuk mencegah penyebaran virus corona di Kota Santri.

Baca Juga : Mokong Keluyuran Malam Hari, Warga Jalani Rapid Test Covid-19 di Tempat

"Hal itu juga sesuai dengan kaidah ushul fiqih. Mencegah mafsadat harus diutamakan daripada upaya meraih kemaslahatan," pungkas Gud Ghofar. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Jombangberita jombangWisata ReligiMakam Gus Durcorona

Berita Lainnya

Berita

Terbaru