Salah satu ASN sedang mengisi sensus penduduk online di Balai Kota Among Tani.
Salah satu ASN sedang mengisi sensus penduduk online di Balai Kota Among Tani.

MALANGTIMES - Sudah tiga pekan Sensus Penduduk Online tahun 2020 berjalan di Kota Batu. Namun, antusiasme masyarakat masih belum maksimal. 

Pasalnya, meski tenggat waktu pengisian sensus kurang dua pekan, baru 16 persen warga Kota Batu yang sudah melakukan sensus penduduk secara online tersebut.

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

16 persen itu mencapai 34.906 dari total 218.161 warga di Kota Batu. “Dengan angka 16 persen di minggu ke tiga ini sudah maksimal,” ucap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu, Parjan.

Sedangkan data masuk sensus penduduk online bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), tercatat sudah 27 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masuk. Data tersebut disetorkan langsung kepada Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Batu.

Ia menjelaskan, jumlah tersebut sudah dikatakan maksimal sebab BPS Kota Batu sebelumnya menargetkan 28 persen pengisian secara online hingga akhir bulan Maret. Karena itu, pihaknya optimis bisa mencapai target yang diinginkan.

“Tentunya kami optimis bisa mencapai target ini. Karena akhir bulan Maret juga masih dua pekan lagi sampai di tanggal 31 Maret, bisa mencapai target,” imbuhnya.

Pihaknya optimis bisa mencapai target itu lantaran diimbangi dengan turun ke lapangan. BPS juga melakukan serangkaian roadshow ke desa dan sekolah.

“Ini punya kita jemput bola ke masyarakat supaya sensus online ini bisa berjalan dengan lancar dan sesuai target. Karena ini juga akan meringankan kami nanti,” jelas Parjan.

Baca Juga : Tangkal Covid, Pemkab Malang Sediakan Safe House di Seluruh Desa

Menurutnya, saat sensus penduduk online, terdapat permasalahan yakni server sempat down. Server down itu terjadi saat di awal sensus penduduk online. 

Sementara itu Sensus Penduduk 2020 dibagi menjadi 2 periode, periode pertama yakni sensus penduduk secara online warga dapat mengisi data melalui website sensus.bps.go.id mulai tanggal 15 Februari hingga 31 Maret 2020.

Sedangkan untuk periode kedua, tahap verifikasi dan pencacahan, pengecekan lapangan dan penyisiran yang dilakukan secara door to door oleh petugas sensus bekerja sama dengan pengurus lingkungan pada tanggal 1 - 31 Juli 2020.