Dokumen kepengurusan yang sudah diantarkan ke lokasi domisili pemilik oleh petugas Dispendukcapil Kota Malang (Foto: Dokumentasi Dispendukcapil Kota Malang)
Dokumen kepengurusan yang sudah diantarkan ke lokasi domisili pemilik oleh petugas Dispendukcapil Kota Malang (Foto: Dokumentasi Dispendukcapil Kota Malang)

MALANGTIMES - Pengurusan dokumen administrasi kependudukan memang kerap memicu polemik. Lantaran, hal itu bisa jadi terkendala proses.

Seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang, yang pagi tadi (Jumat, 13/3) mendapat keluhan penyelesaian dokumen administrasi oleh seorang warga. Pasalnya, dokumen yang didaftarkan sejak 20 Februari 2020 lalu hingga dijadwalkan hari ini bisa dilakukan pengambilan, sempat nihil.

Apalagi, dia mengaku sempat merasa kecewa lantaran sudah mendatangi kantor Dispendukcapil namun tidak menuai hasil.

Bahkan, Modin Kelurahan Sawojajar, Ahwan yang mendaftarkan pengurusan dokumen administrasi kependudukan itu mengaku jika petugas Dispendukcapil menjanjikan penyelesaian hingga pekan depan.

Menanggapi hal itu, Kepala Dispendukcapil Kota Malang Eny Hari Sutiarny sigap dengan menindaklanjuti proses pengurusan dokumen tersebut. Tak perlu waktu lama, siang harinya sekitar pukul 14.30 segala kebutuhan dokumen kependudukan yang telah didaftarkan telah terselesaikan.

Pihaknya bahkan meminta petugas terkait untuk mengantarkan langsung ke lokasi pemilik dokumen sebagai bentuk tanggung jawab, karena molornya penyelesaian dari tenggat waktu yang dijadwalkan.

"Sudah kami tindak lanjuti, dokumen baik KTP, Akta kelahiran, KK, Akta kematian yang bersangkutan telah diserah terimakan kepada yang bersangkutan sesuai dengan alamat yang tertera," jelasnya kepada MalangTIMES.

Ia menjelaskan, terkait proses penyelesaian yang terbilang lama dan sempat dijanjikan untuk bisa terselesaikan pekan depan tersebut memang ada kendala. Salah satunya dari sistem jaringan yang mana hal itu digunakan di seluruh Indonesia.

"Iya, memang ada kendala jaringan dari pusat. Maklum yang menggunakan se indonesia dan digunakan untuk berbagai macam urusan," tandasnya.