Sifat Keji Tak Tampak, Tetangga dan Ibu Korban Pembunuhan Balita di Sawah Besar Sebut Pelaku Orangnya Baik

Mar 11, 2020 08:30
Tangkapan layar unggahan Instagram yang diduga milik pelaku pembunuhan di Sawah Besar. (Twitter)
Tangkapan layar unggahan Instagram yang diduga milik pelaku pembunuhan di Sawah Besar. (Twitter)

MALANGTIMES - Pembunuhan yang dilakukan remaja berinisial NF (15) di Sawah Besar, Jakarta Pusat, terus jadi topik perbincangan banyak kalangan. Dari kesaksian tetangga dekat, keluarga korban, hingga tanggapan para psikiater dan psikolog.

Kepolisian bahkan menyampaikan, kasus pembunuhan ini tergolong unik. Seorang remaja usia 15 tahun membunuh anak berusia 6 tahun yang merupakan tetangga dekatnya tanpa ada perasaan bersalah dan takut setelah melakukannya. 

Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf

Saat korban menghilang hingga malam, warga pun sempat mencari ke rumah pelaku dan bertanya ke NF.

"Saat cari korban ke rumah pelaku sempat bertemu. Tak ada raut takut atau apapun yang kita lihat waktu itu," ucap Dede, tetangga dekat pelaku dan korban dalam acara TV Swasta, Selasa (10/3/2020) malam.

Tak hanya itu, menurut Dede, NF juga tipikal anak yang baik dan sopan. Walau terkesan pendiam, NF seperti remaja lainnya.

"Anaknya baik dan sopan. Pintar juga walau pendiam. Di keluarganya juga selama ini tak pernah dengar ada keributan," ujarnya saat menanggapi adanya asumsi yang berkembang NF mengalami hubungan buruk dengan ibu tirinya dan menyebabkan psikologinya seperti saat ini.

Hal senada juga disampaikan oleh ibu korban, Ratna, yang menyampaikan, bahwa pelaku pembunuh anaknya berkarakter cukup baik.

"Selama ini baik saja walau enggak pernah main di sekitar lingkungan rumah. Tak ada yang nyangka dia yang bunuh anak saya," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Dari beberapa keterangan tetangga, diketahui bahwa NF tinggal dan hidup serumah dengan ayah kandung dan ibu tirinya serta adik tirinya yang berusia sama dengan korban yang dibunuhnya.

Dalam kesehariannya, tak pernah terdengar adanya keributan antara NF dan ibu tirinya. Hal ini terekam dengan dekatnya antara satu rumah dengan lainnya yang saling berdempetan.

Berbagai fakta itu pula yang membuat kasus itu masih menjadi misteri. Apa yang membuat NF dengan dinginnya membunuh bocah teman main adik tirinya dengan keji itu. Bahkan saat warga kebingungan mencarinya, NF dengan santai memposting hal itu di medsosnya.

Tika Bisono, Psikolog, menyampaikan, sampai saat ini semua terkait NF masih berupa asumsi-asumsi. Baik secara kejiwaan pelaku hingga motif di balik pembunuhan itu.

Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19

"Menurut saya masih panjang ya untuk ke sana. Banyak yang perlu digali, ini kan masih baru. Jadi masih asumsi-asumsi saja. Datanya masih terbatas," ujarnya.

Berbeda dengan Psikiater Anak dan Remaja, Suzy Tisna Dewi, yang menyampaikan, dengan asumsi dari berbagai keterangan serta alat bukti berupa tulisan dan gambar-gambar pelaku. Menunjukkan NF secara aspek kognitif tak ada masalah.

Ditambah dengan berbagai keterangan dari berbagai tetangga dekatnya terkait hal itu.

"Artinya dia sudah bisa mengetahui mana yang benar dan salah. Sudah bisa mempertimbangkan perbuatannya. Tapi, dilihat dari gambar dan tulisannya itu perilaku agresi sudah terlihat ada," ucapnya.

Walau seperti itu, lanjutnya, dirinya juga sependapat dengan masih minimnya informasi dan tentunya membutuhkan waktu panjang bagi para ahli kejiwaan untuk memeriksa NF. Dirinya juga belum bisa memberikan jawaban pasti terkait validitas kejiwaan pelaku.

"Banyak faktor yang merubah kejiwaan orang. Bisa dari faktor keluarga, lingkungan dan juga faktor biologis atau genetik. Ini yang perlu didalami," imbuhnya.

 

Topik
MalangBerita Malangpembunuhan di Sawah Besarpembunuhan di malangPembunuhan Balita

Berita Lainnya

Berita

Terbaru