Tim relawan saat tengah mengevakuasi jasad bayi yang tersangkut pohon bambu disungai Brantas Kelurahan Bumiayu (Ist)
Tim relawan saat tengah mengevakuasi jasad bayi yang tersangkut pohon bambu disungai Brantas Kelurahan Bumiayu (Ist)

MALANGTIMES - Jasad bayi yang ditemukan mengapung di sungai Brantas yang ada di kawasan Jalan Kenikir, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang (8/3/2020), diduga berasal dari daerah lain.

Sebab, tidak ada warga di sekitar lokasi temuan bayi di RT 3 RW 4, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, yang tengah hamil.

Baca Juga : Ditemukan Sepatu, Kaus Kaki, Topi di Dekat Hilangnya Pendaki Gunung di Kota Batu

"Dugaan mayat bayi itu dari daerah lain. Setahu saya warga saya tidak ada yang tengah hamil," ungkap Sudarmaji, Ketua RT 3 RW 4.

Pria berumur 43 tahun menjelaskan, jika aliran sungai di kawasan tersebut seringkali berarus deras, terlebih lagi saat musim hujan seperti saat ini. Sehingga bisa jadi, jasad bayi yang telah tak bernyawa tersebut hanyut saat aliran sungai deras dan kemudian tersangkut di sungai yang ada di wilayahnya.

"Ya mungkin bisa saja hanyut dari daerah lain kemudian tersangkut di sini. Kejadian seperti ini baru pertama kalinya," terang Sudarmaji.

Sementara itu, Kapolsek Kedungkandang, AKP Yusuf Suryadi, mengatakan hal yang senada dengan Sudarmaji. Pihaknya sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan terkait penemuan jasad bayi yang diperkirakan telah tiga hari dibuang.

"Data masih nihil, dimungkinkan dari arah aliran atas, mulai Batu sampai ke wilayah Kota Malang dan baru ditemukan di Bumiayu. Untuk korban sudah kita mintakan visum, masih di rumah sakit. Tindak lanjut masih lidik dan menunggu perkembangan," pungkasnya.

Baca Juga : Lari seperti Kesurupan, Pendaki Hilang di Gunung Buthak Panderman Batu

Sebelumnya, salah seorang warga sekitar, Lasidi (55) menemukan jasad bayi yang  tak bernyawa tersangkut di pinggiran sungai. Saat itu Lasidi usai pulang memancing di sungai sekitar lokasi penemuan jasad bayi.

Saat tengah berjalan, ia melihat sesuatu yang mencurigakan tengah mengambang tersangkut rerumpunan bambu. Karena penasaran, Lasidi pun mendekat. Dan betapa kagetnya Lasidi, setelah didekati ternyata benda tersebut merupakan sosok jasad yang telah tak bernyawa.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan segera kepada ketua RT yang langsung diteruskan kepada pihak Polsek Kedungkandang.