Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Penni Indriani (Dok. MalangTIMES)
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Penni Indriani (Dok. MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) memberikan pendampingan bagi terduga perempuan yang dianiaya ibu kandungnya.

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Penni Indriani menyampaikan, tim langsung terjun ke lokasi dan melakukan pendampingan setelah mendengar kabar tersebut. Sampai saat ini, Dinsos masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pendampingan.

Baca Juga : Di Jalanan, Senyum-senyum Merekah Menerima Sembako Bantuan UIN Malang

"Korban sudah kami dampingi dan kemarin malam dibawa ke IGD untuk dilakukan visum," kata Penni.

Setelah hasil visum keluar, korban  langsung dibawa ke shelter milik Dinsos-P3AP2KB. Selama ada di shelter, korban akan mendapatkan pendampingan dalam berbagai aspek, termasuk pendampingan psikolog. "Yang bersangkutan juga mendapat pendampingan secara psikis," terang perempuan berhijab itu.

Sebelumnya, di media sosial Facebook ramai beredar kabar ada seorang perempuan yang dianiaya oleh ibu kandungnya sendiri.  Keluarga itu disebut tinggal di kawasan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Perempuan itu sehari-hari disuruh ibunya keliling jualan nasi. Pemicu penganiayaan, karena sang anak tak pernah menghabiskan dagangan nasi milik ibunya.

Dari foto yang beredar, tampak  perempuan yang diketahui berusia 23 tahun itu mengalami beberapa luka di bagian wajahnya. Kondisi itu pun dibenarkan kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang. "Iya, informasi tersebut memang benar adanya," ungkap Penni.

Baca Juga : Tak Hanya Nyemprot Disinfektan, Model Aksi Taganata Malang Ini Buat Warga Senang

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni menjelaskan, kasus tersebut saat ini telah ditangani jajaran Polsek Kedungkandang.

"Sudah ditangani Polsek Kedungkandang dan Dinas Sosial di rumah korban," balasnya melalui pesan WhatsApp ketika dikonfrimasi perihal kasus tersebut.