MALANGTIMES - Virus corona atau covid-19 yang telah positif masuk ke Indonesia membuat sebagian ormas turut andil dalam penanganan virus ini. Tak terkecuali yang dilakukan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammdiyah Haedar Nashir mengungkapkan bahwa Muhammadiyah siap turut andil dalam penanganan virus corona atau covid-19 dengan memanfaatkan 15 rumah sakit Pusat Kesehatan Umum (PKU) Muhammadiyah yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia, termasuk di Yogyakarta dan Solo.
Baca Juga : Peduli Covid-19, Hawai Grup Sumbang Ratusan APD ke Pemkot Malang
"Kami siap membantu tangani Corona. Kami punya 15 (rumah sakit) di beberapa kota besar," ungkap Haedar seperti yang dikutip CNN.
Haedar Nashir juga menjelaskan bahwa di beberapa rumah sakit PKU Muhammadiyah, juga telah dilakukan simulasi penanganan orang dengan positif virus corona atau covid-19.
Simulasi tersebut menunjukkan bahwa penanganan yang dilakukan rumah sakit PKU Muhammdiyah sudah berakreditasi internasional. "Bahkan rumah sakit PKU di Solo, di mana cucu presiden dua-duanya lahir di sana, sudah simulasi dan insya Allah akreditasi sudah internasional. Kami siap," ungkap Haedar.
Haedar juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak panik menghadapi serangan virus corona atau covid-19. Sebab, kepanikan akan membuat suasana menjadi tidak kondusif.
Menurut Haedar, hal yang lebih bijak dilakukan oleh masyarakat adalah selalu menjaga kebersihan badan, lingkungan, dan mengandalkan usaha-usaha yang bersifat medis jika kesehatan terganggu.
Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf
"Yang penting masyarakat tidak panik dan tetap andalkan usaha yang sifatnya medis. Infrastruktur rumah sakit juga harus siaga semua dan tentu kita sambil terus ikhtiar dan berdoa," imbaunya.
