Permudah Akses Layanan Kesehatan, Gunakan BPJS Antrean Berbasis Online

Mar 04, 2020 08:25
Kepala BPJS Cabang Malang Dina Diana Permata saat menunjukkan cara penggunaan fiture antrean online melalui aplikasi JKN. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Kepala BPJS Cabang Malang Dina Diana Permata saat menunjukkan cara penggunaan fiture antrean online melalui aplikasi JKN. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Masyarakat kini semakin mudah jika ingin menikmati fasilitas kesehatan. Sebab, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan telah menambah fiture antrean online yang terhubung dengan aplikasi mobile JKN.

Sistem antrean pelayanan fasilitas kesehatan berkelanjutan dan berbasis digital ini akan memudahkan peserta JKN untuk lebih gampang menerima proses layanan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang Dina Diana Permata mengatakan, sistem pelayanan ini sebagai salah satu bentuk dalam memberikan kemudahan bagi peserta JKN KIS saat melakukan pendaftaran di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) melalui sistem antrean online yang terintegrasi dengan aplikasi mobile JKN.

"Dengan fitur ini, keuntungannya mereka (peserta BPJS) tidak perlu datang ke FKTP, kemudian baru daftar dan menunggu antre panjang. Mereka akan tahu estimasi waktu mereka akan dilayani. Sehingga tidak repot mendaftar di layanan kesehatan. Dengan di rumah saja bisa," kata Dina.

Dijelaskan, melalui fitur tersebut, peserta juga akan mengetahui berapa jumlah pasien yang telah mendaftar dan akan memeriksakan diri ke layanan kesehatan. Kemudian, peserta juga bisa langsung menyiapkan rekam medisnya di awal. "Jadi, pasien saat datang, FKTP sudah tahu, rekam medis siap, dan langsung bisa dilakukan analisis dan pemeriksaan vital," jelas Dina.

Lebih lanjut, Dina mengatakan FKTP yang sudah terintegrasi dengan antrean online JKN di Kota Malang sudah 100 persen, yakni sebanyak 72 layanan kesehatan. Di antaranya 16 puskesmas, DPP (dokter praktik perorangan) ada 21, klinik pertama sebanyak 31, dan klinik TNI Polri ada 4. 

"Semua FKTP di Kota Malang sudah mengimplementasikan sistem antrean online inu. Harapan kami, masyarakat bisa memanfaatkan kemudahan ini," ungkapnya.

Ke depan, penerapan sistem antrean online ini akan berjalan secara bertahap. Harapannya, semakin banyak peserta yang bisa memanfaatkan mobile JKN untuk mengakses pelayanan. Sebab,  fitur tambahan tersebut akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang lebih efektif, eflsien, dan semakin menambah jumlah FKTP yang mengimplementasikan sistem antrean online yang terintegrasi mobile JKN ini.

"Kami akomodasi kebutuhan untuk memenuhi komitmen tersebut melalui integrasi sistem antrian online ke aplikasi mobile JKN. Dan diharapkan dukungan seluruh fasilitas kesehatan yang bekerja sama untuk dapat mengintegrasikan sistem ini," tandasnya.

Sebagai informasi, hingga  Februari 2020, sudah ada 211 FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Malang. Yaitu, 74 klinik pratama, 58 dokter praktik perorangan, 60 puskesmas dan 19 dokter gigi. Harapannya pada semester I tahun 2020, seluruh FKTP mengimplementasikan sistem antrean online yang terintegrasi dengan mobile JKN.

Topik
MalangBerita Malangberita malang hari iniAkses Layanan KesehatanBPJS Antrean Berbasis OnlinePeserta JKN KISBPJS Kesehatan Cabang MalangDina Diana Permata
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru