Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (jilbab merah) meminta masyarakat jangan panik memborong sembako dan melempar hoaks Corona (MalangTIMES)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (jilbab merah) meminta masyarakat jangan panik memborong sembako dan melempar hoaks Corona (MalangTIMES)

MALANGTIMES - Di sela kunjungannya ke Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawangsa, juga menyempatkan untuk mengimbau masyarakat terkait virus Corona.

Khususnya terkait gejala panic buying atau membeli barang secara berlebihan dikarenakan adanya temuan suspec Corona di Depok, beberapa hari lalu.

Baca Juga : Kota Batu Siapkan 3 Shelter Isolasi Covid-19, Anggarannya Rp 1,3 Miliar

Panic buying ini telah melanda Jakarta dan Surabaya. Dimana warga berlomba-lomba membeli berbagai barang, khususnya kebutuhan pokok secara berlebihan atau memborongnya.

"Saya imbau masyarakat jangan panic buying. Jatim aman, stok kebutuhan pangan juga aman. Pun, terkait virus Corona terkendali, kita intensif berkoordinasi," ucap Khofifah, Selasa (3/3/2020).

Pernyataan itu didasarkan juga atas koordinasi dan data dari Asosiasi Ritel ke Khofifah yang memastikan barang kebutuhan pokok di Jatim aman. Sehingga panic buying yang sempat terjadi tak terjadi lagi dan meluas di berbagai daerah lainnya di Jatim.

Untuk informasi Corona yang membuat masyarakat Indonesia terhenyak dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait adanya dua warga Depok yang terinfeksi, gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga menegaskan, sampai saat ini kondisi bisa dikendalikan.

"Kami terus berkoordinasi terkait itu. Dengan Kapolda, Pangdam, Pangko Armada 2 pun di tingkat pusat dengan berbagai kementerian," ujarnya.

Dari koordinasi di tingkat Jatim sendiri, seluruh kapal yang merapat dari luar negeri semua terkonfirmasi. Sehingga, lanjut Khofifah, Jatim terkait Corona terkendali.

Baca Juga : Sudah Diwajibkan, Pemerintah Kabupaten Malang Bakal Bagikan 120 Ribu Masker ke Masyarakat

Agar tak menimbulkan efek merugikan lain terkait Corona, seperti panic buying, Khofifah meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dengan ketenangan. Serta jangan ikut serta melempar hoaks atau berita bohong terkait Corona.

"Ini saya minta jangan lempar hoaks apalagi memviralkan sesuatu yang belum terkonfirmasi kebenarannya terkait Corona. Sehingga masyarakat tak semakin panik," tandasnya.