Salah satu jalur alternif baru di Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu jalur alternif baru di Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kemacetan menjadi persoalan saat liburan dan akhir pekan yang belum terpecahkan di Kota Batu. Karena itu, Pemkot Batu menyiapkan tiga jalan tembus untuk mengurai kemacetan di wilayahnya. 

Untuk jalan tembus itu, dana pembangunan disiapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu. Totalnya Rp 36 miliar. Hanya, setiap jalan tembus memiliki anggaran yang berbeda-beda.

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

“Anggaran Rp 36 miliar itu untuk keseluruhan jalan tembus. Ada tiga titik. Semoga dalam pengerjaannya lancar,” ungkap Sekretaris DPUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat.

Rencana pembangunam jalan tembus itu yakni menghubungkan Dusun Toyomerto di Desa Pesanggrahan dengan Jalan Abdul Gani Atas di Kelurahan Ngaglik. Untuk jalan tembus ini, DPUPR mengalokasikan anggaran Rp 20 miliar.

Kemudian jalan tembus dari kawasan Desa Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji menuju Kelurahan Temas di Kecamatan Batu. Anggaran untuk jalan tembus ini kurang lebih  Rp 12 miliar.

Dan  jalan tembus ketiga menghubungkan Desa Pendem di Kecamatan Junrejo dengan Kelurahan Dadaprejo. Untuk kawasan tersebut, anggaran yang disiapkan mencapai RP 4 miliar.

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

Hanya, kapan jalan tembus itu akan direalisasikan, DPUPR Kota Batu masih melakukan kalkulasi. "Kami  melihat cuaca yang saat ini tidak menentu. Tetapi harapannya segera bisa terlaksana,” ucap Alfi.