Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Pemerintah secara resmi telah memberlakukan diskon hingga 50 persen untuk penerbangan ke 10 destinasi wisata pilihan. Penerapan diskon setengah harga itu rencananya akan dilaksanakan hingga Mei 2020 mendatang.

Namun, meski telah resmi dimanfaatkan sejak 1 Maret kemarin, nyatanya masih banyak maskapai hingga pelaku usaha tour and travel yang bingung dengan mekanisme diskon setengah harga tersebut. Sebab, meski melakukan transaksi pembelian pada 1 Maret, harga yang tertera tetap harga normal seperti biasanya.

Baca Juga : Pertama Kalinya di Malang Ada Studio Apartemen Luas Harga Termurah Hanya di Kalindra

"Saya belum menemukan harga yang pas seperti diskon yang disampaikan untuk 10 destinasi wisata pilihan tersebut," kata Samsul, pengusaha tour and travel di Kota Malang, Wahana Travel, Senin (2/3/2020).

Menurut Samsul, penerapan diskon setengah harga tersebut kemungkinan bisa dirasakan setelah beberapa pekan ke depan. Untuk agen travel, penerapan diskon sepertinya dapat dirasakan paling cepat satu bulan ke depan. "Dengan catatan akan ada grup baru," imbuhnya.

Samsul menyebut, penyebaran virus corona memang sangat berpengaruh terhadap rencana perjalanan ke sejumlah tempat. Namun sejauh ini, rencana perjalanan ke beberapa negara dan domestik masih tetap bisa dirasakan. "Untuk sekarang perjalanan ke luar negeri yang lumayan banyak," imbuhnya.

Terpisah, Airport Service Manager Sriwijaya Air Malang Yusri Hansyah menyampaikan, program pemerintah pusat untuk memberi intensif bagi insustri pariwisata diyakini mampu mendongkrak okupansi maskapi meski sampai saat ini penerpapan program tersebut belum terlihat dan dirasakan secara langsung. "Sekarang belum terlihat karena masih low season," kata Yusri.

Namun dia yakin, kebijakan yang diterapkan tersebut akan berpengaruh cukup signifikan. Terutama jika kebijakan yang diberikan berpihak kepada maskapai dan masyarakat. Sehingga dia juga optimistid okupansi Sriwijaya Air saat low season berada di kisaran 65 hingga 70 persen.

Baca Juga : Tips Aman Ambil Uang di Mesin ATM Saat Pandemi Covid-19

Lebih jauh dia menyampaikan, skema penerapan diskon 50 persen tersebut masih belum dia ketahui secara terperinci. Pasalnya,  teknis berkaitan dengan penerapam diskon setengah harga tersebut belum disampaikan oleh pihak pusat.

"Teknis tentang itu belum ada. Sekarang yang berjalan baru diskon 35 persen untuk manula, 25 persen untuk pelajar, 10 persen TNI/Polri, dan free tiket infant," pungkas Yusri.