Mohammad Ali Maksum, mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) semester 8 Program Studi (Prodi) Matematika, yaang menjadi juara 1 dalam kompetisi FISIONTICAL 2020 (ist)
Mohammad Ali Maksum, mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) semester 8 Program Studi (Prodi) Matematika, yaang menjadi juara 1 dalam kompetisi FISIONTICAL 2020 (ist)

MALANGTIMES - Mohammad Ali Maksum, mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) semester 8 Program Studi (Prodi) Matematika, membawa nama harum Unikama di bidang non akademik.

Ali berhasil menjadi juara satu dalam kompetisi video blogging tingkat nasional Fisheries Competition Education Festival (FISIONTICAL) 2020.

Ali menjadi juara satu dalam kategori film pendek pada kompetisi yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta mulai 15 Februari 2020 sampai 19 Februari 2020.

“Saya mengikuti lomba video dokumenter pendek tentang perikanan dan kelautan Indonesia saat ini. Jadi, sebagai milenial kita harus tahu permasalahan apa saja yang saat ini sedang terjadi di dunia perikanan dan kelautan serta solusi yang bisa kita berikan seperti apa,” ungkap Ali.

Lebih lanjut Ali menjelaskan, jika kemampuannya membuat video berawal dari kesenangannya merekam segala sesuatu yang menarik. Terlebih lagi, apa yang dilakukan Ali juga selaras dengan semakin berkembangnya teknologi yang juga semakin mendukung pada era milenial saat ini.

Saat ini ia juga menegaskan telah banyak para milenial yang membuat video-video kreatif maupun komedi yang itu sangat digemari banyak kalangan. Hal itu juga membuat dirinya semakin terpacu dalam membuat video kreatif.

“Saya pikir video ini sangat kompleks, saya memilih membuat video yang mengedukasi. Tidak asal-asalan, awalnya saya melakukan penelitian, lalu membuat konsepnya sesuai dengan output yang kita inginkan. Yang paling sulit adalah take videonya, karena di sana saya harus melakukan wawancara dan rekaman,” ujarnya.

Dengan apa yang telah ia capai, mahasiswa asal Trenggalek ini berharap, jika hal itu bisa membuat para mahasiswa lainnya semakin terpacu untuk menumbuhkan kreativitas terhadap apa yang mereka senangi.

"Semoga nantinya di Unikama juga bisa membuat kompetisi semacam ini, entah tingkat SMA/SMK maupun mahasiswa. Kompetisi bergengsi seperti ini akan banyak menarik perhatian dan diikuti oleh sekolah dan perguruan tinggi lain," pungkasnya.