Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia Mengimbau Jemaah Bersiap Penjadwalan Ulang

Feb 28, 2020 16:13
Surat Edaran resmi yang diterbitkan oleh Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (DPP AMPHURI) terkait kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menutup akses, untuk antisipasi persebaran virus Corona. (Istimewa)
Surat Edaran resmi yang diterbitkan oleh Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (DPP AMPHURI) terkait kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menutup akses, untuk antisipasi persebaran virus Corona. (Istimewa)

MALANGTIMES - Sebaran virus Corona kian hari, semakin menjalar di berbagai wilayah, termasuk wilayah Timur Tengah khususnya Arab Saudi. Sehingga Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan surat resmi pada Kamis (27/2/2020) berisi penutupan akses keluar masuk ke Arab Saudi. 

Kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi ini ditanggapi oleh perusahaan biro perjalanan travel umroh dan haji yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI). Dengan beredarnya informasi mengenai penangguhan penerbitan visa untuk jamaah yang akan menjalankan ibadah umrah. 

Joko Asmoro selaku Ketua Umum mengimbau dalam rilisan resmi DPP AMPHURI, bahwasannya jemaah yang sudah terdaftar dan yang akan berangkat harap bersabar dan selalu tawakkal. "Kepada calon jemaah umrah yang sudah terdaftar dan akan berangkat untuk menerima dan memahami kondisi ini dengan penuh kesabaran dan tawakal," tulisnya dalam poin pertama rilisan tersebut.

Joko juga mengimbau kepada para jemaah, agar nantinya jika Pemerintah Arab Saudi sudah membuka kembali akses menuju Arab Saudi, jemaah segera melakukan re-schedule, "Agar melakukan re-schedule reservasi atau pembukuan pesawat, hotel, transportasi dan lain-laim yang berhubungan dengan penyelenggara umrah," jelasnya dalam poin kedua.

Dengan adanya kebijakan sementara terkait penangguhan visa, diharapkan para jemaah tidak melakukan pembatalan. "Para jemaah untuk tidak melakukan pembatalan, tetapi melakukan penjadwalan ulang waktu keberangkatannya, disesuaikan dengan jadwal PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) masing-masing," tulisnya dalam poin ketiga.

Terakhir diimbau kepada seluruh jemaah agar selalu berkoordinasi terkait informasi apapun yang berkaitan dengan ibadah umrah. "Melakukan koordinasi dengan DPD atau DPP AMPHURI mengenai perkembangan informasi termasuk perkembangan calon jemaah umrah yang sudah maupun yang belum mendapatkan visa dan tiket," tutupnya dalam rilisan di poin keempat. 

Perlu diketahui, DPP AMPHURI sampai saat ini terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Kedutaan Arab Saudi di Jakarta, Kementrian Luar Negeri, Kementrian Agama, Kementrian Kesehatan, Direktorat Jenderal Imigrasi, Maskapai Penerbangan, serta Provider visa yang ada di Arab Saudi. Tujuan dilakukan koordinasi ini agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan.

 

Topik
MalangBerita MalangAsosiasi Penyelenggara Haji dan Umroh Republik IndonesiaPemerintah Arab Saudi yang menutup akses untuk antisipasi persebaran virus CoronaPenyelenggara Perjalanan Ibadah UmrahJoko Asmoro selaku Ketua Umum

Berita Lainnya

Berita

Terbaru