Kepala Dinsos-P3AP2KB, Penni Indriani saat membuka Renja 2021 (Hendra Saputra)
Kepala Dinsos-P3AP2KB, Penni Indriani saat membuka Renja 2021 (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Rencana kerja (Renja) 2021 yang dilakukan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang mendapat banyak masukan dan beberapa di antaranya sudah masuk dalam Musrenbang.

Banyak permasalahan sosial yang terjadi di Kota Malang membuat Dinsos-P3AP2KB harus bekerja lebih keras lagi untuk mengurai dan menyelesaikan satu per satu.

Beberapa masukan seperti di antaranya rumah aman untuk anak karena untuk saat ini Kota Malang masih dihebohkan dengan permasalah bullying yang sempat mendera salah satu siswa di sekolah negeri.

"Masukan yang positif akan segera kami tindak lanjuti ya. Sebagian usulan juga sudah masuk rencana kami yang sebelumnya juga dibahas dalam musrenbang dan saat ini kembali diutarakan dalam forum," ujar Kepala Dinsos-P3AP2KB, Penni Indriani.

"Semoga usulan yang ada ini bisa terakomodir, karena semua itu mitra kami dan mereka tentunya ingin membuat Kota Malang jauh lebih baik dari sekarang," imbuhnya.

Sementara ini rumah aman sudah tersedia di kantor Dinsos-P3AP2KB, namun Penni belum sempat menyampaikan didalam forum. 

"Sudah ada sebenarnya kalau rumah aman, ada di kantor Dinsos-P3AP2KB," katanya.

Disinggung mengenai apakah akan menambah jumlah rumah aman, Penni mengaku hal itu akan dilihat terlebih dahulu, karena perencanaan yang sudah masuk akan terlebih dahulu dilaksanakan supaya sesuai dengan kesepakatan.

"Kalau misalnya anggaran adanya bisa saja (ditambah), tapi nanti akan kami lihat dulu," pungkasnya.