DPRD Kota Malang. (dokumentasi MalangTIMES)
DPRD Kota Malang. (dokumentasi MalangTIMES)

MALANGTIMES - Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji merasa miris dengan rencana pembangunan Malang Creative Center (MCC). Pasalnya, dalam perkembangannya, pelaku dan kelompok UMKM di Kota Malang jarang dilibatkan dalam mega proyek tersebut.

Padahal, MCC salah satunya direncanakan untuk meningkatkan kelas UMKM dan industri kecil di Kota Pendidikan ini. "Tapi saat saya tanya langsung, banyak UMKM yang tak tahu. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama, baik dewan maupun pemerintah," katanya.

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

Bayu menyampaikan, UMKM merupakan salah satu penyumbang ekonomi terbesar secara nasional. Sehingga, setiap daerah memang sudah semestinya memberi perhatian kepada pelaku UMKM. Salah satunya melalui pembiayaan dalam berbagai bentuk.

"Kami mendorong agar pemerintah mensupport UMKM melalui anggarannya," terang Bayu.

Dia pun sepakat dengan rencana Pemerintah Kota Malang dalam meningkatkan peran UMKM. Mulai dari pendirian MCC hingga penyediaan e-katalog lokal yang sudah mulai dijalankan. Namun peran serta UMKM terutama pada MCC dia harapkan untuk ditingkatkan.

Bukan hanya UMKM, Bayu juga menyoroti upaya Pemerintah Kota Malang dalam  mengelola pasar rakyat. Karena sejauh ini ada banyak pasar rakyat yang mangkrak dan tak kunjung diselesaikan. Sehingga menimbulkan banyak polemik baru dan selalu dikeluhkan.

"Mulai dari Pasar Blimbing, Pasar Besar, sampai Gadang," imbuhnya.

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

Menurutnya, Kota Malang saat ini memiliki Pasar Oro-Oro Dowo yang memiliki standar pasar nasional. Dia pun menyarankan agar pembangunan Pasar Oro-Oro Dowo menjadi contoh untuk pembangunan pasar lainnya. Sehingga memberi kenyamanan masyarakat saat berbelanja.

"Kalau memang pro rakyat kecil, semestinya pembangunan pasar rakyat diutamakan. Karena itu efeknya jauh lebih terlihat ketimbang mega proyek yang kita nggak tahu ujungnya akan bagaimana," pungkasnya.