Ilustrasi perampokan (ist)
Ilustrasi perampokan (ist)

MALANGTIMES - Kasus perampokan yang menimpa seorang nenek tua berusia 87, yakni Stephana Sri Sa’ada Sisro Wirono, warga Jalan Raya Bareng 2N, RT 11/RW 08, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, hingga saat ini masih terus dalam penyelidikan.

Dari informasi sementara, pelaku perampokan saat itu mengambil barang-barang berharga korban seperti uang yang jumlahnya jutaan dan juga sejumlah perhiasan emas.

Baca Juga : Aktor Senior Tio Pakusadewo Kembali Ditangkap karena Kasus Narkoba

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Yunar Hotma menjelaskan jika saat ini penanganan kasus tersebut dilimpahkan Polsek Klojen ke Polresta Malang Kota. Saat ini petugas juga terus melakukan penyelidikan.

"Kami masih terus melakukan penyelidikan," bebernya.

Perihal barang-barang berharga korban yang hilang, saat ini petugas masih menunggu kepastian dari pihak korban yang masih menjalani perawatan.

"Sementara masih uang dan emas, untuk lebih detailnya menunggu  korban," jelasnya

Sementara itu, indikasi adanya perampokan juga menguat setelah melihat tanda-tanda di kamar korban. Saat ditemukan, kondisi kamar acak-acakan termasuk kondisi almari korban yang diacak-acak.

Baca Juga : Tulis "Bubarkan Negara", 10 Orang Ini Diciduk Polisi

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang nenek, bernama Stephana Sri Sa’ada Sisro Wirono (87) warga Jalan Raya Bareng 2N, RT 11/RW 08, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Sabtu malam (22/2/2020) sekitar pukul 20.15, ditemukan tergeletak bersimbah darah di halaman dalam rumahnya.

Sejumlah luka pada bagian kepala kepala korban, diduga menjadi penyebab korban tidak sadarkan diri. Diduga pelaku kepergok oleh korban saat beraksi, sehingga pelaku kemudian nekat menganiaya korban pada bagian kepalanya hingga bersimbah darah.