Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama saat menunjukkan MoU kerja sama pembayaran pajak kendaran bermotor dengam sampah daur ulang di Dusun Songgoriti, Kelurahan  Songgokerto, Kecamatan Batu, Minggu (23/2/2020). (Foto: Humas Pemkot Batu)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama saat menunjukkan MoU kerja sama pembayaran pajak kendaran bermotor dengam sampah daur ulang di Dusun Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Minggu (23/2/2020). (Foto: Humas Pemkot Batu)

MALANGTIMES - Bagi masyarakat Kota Batu jika memiliki sampah yang dapat didaur ulang lebih baik disimpan. Sebab dengan sampah daur ulang itu bisa digunakan untuk pembayaran pajak kendaran bermotor, pembayaran BPJS Kesehatan, dan pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB).

Hal itu ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Pemerintah Kota Batu dengan Kapolres Batu untuk pembayaran pajak kendaran bermotor dengan sampah daur ulang. Kemudian penandatanganan MoU Pemkot Batu dengan BPJS Kesehatan untuk Pembayaran BPJS dengan sampah daur ulang. Penandatangan MoU juga dilakukan dengan Bank Jatim Untuk Pembayaran PBB.

Penandatangan itu dilakukan saat peringatan puncak acara Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020 di Dusun Songgoriti, Kelurahan  Songgokerto, Kecamatan Batu, Minggu (23/2/2020).

“Semoga dengan kegiatan ini bisa menjadikan kita peduli dan akhirnya sadar bahwa sampah yang selama ini tidak dipedulikan ternyata bisa menolong kita di dalam hal perekonomian,” ucap Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

“Saya juga memberikan apresiasi kepada bapak Arief selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang sudah berinovasi dengan sampah daur ulang kita bisa melakukan pembayaran PBB, sekarang ditambah lagi untuk BPJS dan Pajak kendaraan bermotor,” tambahnya.

Sedang, Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama menambahkan, pada beberapa even Gubernur Jawa Timur sering kali menejalaskan jika Kota Batu sebagai contoh bagi kota kota lain yang ada di wilayah Jawa Timur. Lantaran Kota Batu sudah bisa mendaur ulang sampah menjadi barang yang berguna bagi perekonomian masyarakatnya, seperti popok sekali pakai di daur ulang menjadi Pot Bunga.

“Mudah-mudahan  ke depanya Pemkot Batu ada inovasi-inovasi lainnya yang bisa berdampak besar bagi kota wisata batu,” ucapnya.

Ia pun mengimbau jika memiliki sampah plastik agar dikumpulkan supaya bisa dikelola dan menjadi tabungan sampah. Dengan demikian dapat digunakan untuk pembayaran perpanjang STNK kendaraan.