Alat berat diturunkan untuk normalisasi tanah longsor di SDN Gunungsari 1 Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Alat berat diturunkan untuk normalisasi tanah longsor di SDN Gunungsari 1 Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Tanah longsor yang menimpa halaman SDN Gunungsari 1 Kota Batu pada Rabu (19/2/2020) lalu segera ditangani. Penanganannya dengan membangun bronjong di sana.

Bronjong itu dibangun dengan tinggi satu meter dan panjang 47 meter. Fungsinya sebagai penahan agar longsor yang terjadi tidak semakin lebar.

“Penanganan ini memang segera dilakukan melihat lokasinya berada di lingkungan sekolah sehingga sangat mengkhawatirkan jika mengganggu aktivitas sekolah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Agung Sedayu.

Sebelum dilakukan pemasangan bronjong itu, normalisasi sungai yang tertutup material longsor menggunakan alat berat milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu. Tanah longsor itu memang menutup sebagian aliran sungai.

“Semoga dengan dibuat bronjong itu, tidak terjadi lagi tanah longsor. Dan kegiatan belajar mengajar berjalan normal,” ucap Agung.

Longsor itu tepatnya terjadi di area halaman SDN 1 Gunungsari. Sebagian lahan parkir di sekolah ini juga ikut terbawa longsor. Beruntung kejadian tidak sampai mengganggu kegiatan belajar. 

Tanah longsor itu menggerus pelengsengan sepanjang 47 meter dengan tinggi 6 meter. Pelengsengan itu lebarnya  0,4 meter.

 Insiden tanah longsor itu juga menyebabkan kerusakan pipa Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (Hippam). Saluran air bersih terputus. Selain itu, aliran sungai tertutup material longsor.