Bupati Malang HM. Sanusi didampingi Ketua DPRD Kabupaten Malang di Musium Singhasari pada rangakaian acara Gema Desa. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
Bupati Malang HM. Sanusi didampingi Ketua DPRD Kabupaten Malang di Musium Singhasari pada rangakaian acara Gema Desa. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

MALANGTIMES - Industri klompen yang menjamur di wilayah Singosari, tak luput dari perhatian Bupati Malang Sanusi. Sanusi mengimbau kepada seluruh warga Singosari yang menekuni di industri klompen agar lebih dikembangkan dan dikreasikan lagi. 

Harapannya supaya dapat menghasilkan klompen yang dapat digunakan oleh semua pihak, "Ya nanti kita dukung untuk klompennya supaya dikreasi, sehingga klompennya ini bisa dipakai oleh semua pihak," kata Sanusi saat ditemui awak media di sela-sela acara Gema (Gerakan Masyarakat Membangun) Desa di Musium Singhasari, Kamis (20/2/2020).

Sanusi juga berharap kepada semua pihak harus terus mendukung potensi-potensi yang ada di tiap-tiap Desa agar dikembangkan, dikreasikan dan lebih dipasarkan di pasar luar, supaya lebih dikenal dan menjadi konsumi banyak pihak. "Jadi klompen itu, ke depan harapan saya tidak hanya untuk dipakai ke kamar mandi tapi bagaimana nanti bisa dipakai di depan rumah juga dan di luar. Tentunya harus ada kreasi, sehingga klompen ini bisa dipakai di semua tempat," tambahnya. 

Terkait Singosari yang terkenal dengan nilai budaya dan sejarahnya, Sanusi menginstruksikan kepada jajaran yang terkait dan harus tumbuh berkembang di semua aspek, serta selalu disinergiskan antara Pemerintah Kabupaten Malang dan Masyarakat. "Makanya ini budaya yang ada kita kembangkan potensi yang ada, kreasi industrinya kita kembangkan, pertaniannya kita kembangkan, semuanya harus tumbuh berkembang dengan adanya Gema (Gerakan Masyarakat Membangun) Desa ini," pungkasnya.