Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau rumah ambrol di belakang gedung APDN (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau rumah ambrol di belakang gedung APDN (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji tinjau langsung rumah ambrol di belakang gedung APDN. Dalam kunjungannya itu, pria nomor satu di Kota Malang tersebut soroti kepadatan bangunan yang ada di wilayah tersebut.

Melalui keterangan tertulisnya, Sutiaji menyampaikan, tahun lalu kejadian yang sama terjadi dua kali, dan kini terulang kembali.  Kerapatan bangunan di sekitar area perumahan juga sangat padat dan ada yang menyebabkan penyempitan lebar sungai.

"Artinya kembali perilaku, jadi saya ajak dan imbau untuk ramah lingkungan," tegas Pak Aji.

Melihat kontur dan posisi bangunan, dia menyebut jika area tersebut memang rawan bencana. Terlebih, kejadian serupa sudah tercatat terjadi beberapa kali.

Lebih jauh dia menyampaikan, hunian di belakang gedung APDN tersebut kebanyakan menyewa tanah Pemkot Malang selama bertahun tahun, maka Wali Kota Malang menekankan tertib lingkungan.

"Jangan seenaknya menambah bangunan yang justru menciptakan kerawanan, saya minta jajaran untuk terus kontrol dan beri peringatan,  kalau perlu cabut ijin pemanfaatannya kalau tidak patuh," ungkap Sutiaji.

Usai mencermati kondisi kejadian,  suami Hj. Widayati Sutiaji itu berkesempatan memberikan bantuan kepada perwakilan keluarga terdampak.

Sebelumnya, dilaporkan bangunan runtuh mengagetkan warga yang berdomisili di kawasan jalan Bareng Taman Bunga, RT 05 RW 02 Kelurahan Bareng,  Kecamatan Klojen, Kota Malang. Separuh badan rumah yang berdiri di pinggiran bantaran sungai ambrol tertarik ke sungai yang ada di belakang permukiman padat penduduk tersebut. Kejadian itu pun cepat direspons Pemkot Malang.

Camat Klojen Heru Mulyono bersama Lurah Bareng Dwi Cahyono beserta jajaran staf dan didukung Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung melakukan evakuasi penghuni bangunan serta mengamankan perabot yang bisa terselamatkan.

Wali Kota Malang Sutiaji usai memberikan pembekalan kepada Komite Sekolah,  Ketua Yayasan dan Kepala SD di Ubud Hotel, langsung bergerak ke titik lokasi beserta tim Humas Kota Malang.