Ketua Umum SBW Malang, Sri Untari (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Ketua Umum SBW Malang, Sri Untari (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang berhasil bukukan omset hingga Rp 135 Miliar sepanjang 2019. Angka itu lebih tinggi dibanding target yang ditetapkan yaitu Rp 130 miliar. Sementara untuk sisa hasil usaha (SHU) mencapai sekitar Rp 1 Miliar.

Ketua Umum SBW Malang, Sri Untari menyampaikan, kenaikan omset yang didapat tersebut terbilang signifikan. Selama ini, jumlah anggota koperasi terus bertambah. Sampai saat ini, total sudah ada 9.700 perempuan yang menjadi anggota aktif SBW.

Baca Juga : Pertama Kalinya di Malang Ada Studio Apartemen Luas Harga Termurah Hanya di Kalindra

"Kami harap SBW menjadi percontohan yang baik bagi koperasi di Indonesia," katanya di tengah agenda Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar di Kantor SBW, Kamis (20/2/2020).

Dengan keberhasilan yang dicapai, Untari menyampaikan jika saat ini SBW baru saja melaunching program simpanan religi atau Sireli. Simpanan tersebut diperuntukkan bagi anggota koperasi yang hendak melakukan perjalanan keagamaan.

Mulai dari ibadah umrah, haji, hingga ibadah keagamaan ke Yerusalem dan ibadah keagamaan lainnya. Program ini bahkan sebelumnya sudah diuji coba pada 2019 lalu. Dengan total 25 anggota yang menjalani ibadah umroh melalui biaya simpan dan pinjam ke koperasi.

Tahun ini, menurutnya anggota yang mendaftarkan diri untuk mengikuti program tersebut juga banyak. Selain memanfaatkan dana simpanan atau pinjaman dari koperasi, juga ada anggota yang membayarkan secara lunas.

Baca Juga : Tips Aman Ambil Uang di Mesin ATM Saat Pandemi Covid-19

"Termasuk haji juga demikian. Mininal simpanan Rp 10 juta sudah bisa antre," imbuh Untari.

Lebih jauh perempuan yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur itu menjelaskan, berbagai persyaratan untuk mengikuti program Sireli telah diatur. Para anggota harus menaati setiap rambu-rambu yang ditetapkan sebelum turut serta dalam program tersebut.