Wali Kota Batu Dewanti saat mengisi sensus penduduk online ditemani Kepala BPS Kota Batu Parjan di Balai Kota Among Tani beberapa saat lalu.
Wali Kota Batu Dewanti saat mengisi sensus penduduk online ditemani Kepala BPS Kota Batu Parjan di Balai Kota Among Tani beberapa saat lalu.

MALANGTIMES - Demi menyukseskan sensus penduduk secara online yang baru digelar tahun 2020 ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu terus melakukan sosialisasi. Sebab, targetnya, yang melaporkan sensus penduduk secara online itu bisa mencapai persentase 60 persen dari jumlah penduduk di Kota Batu.

“Kami memiliki target 60 persen bisa merampungkan pada sensus penduduk online ini. Meskipun ini baru awal secara online,” ungkap Kepala BPS Kota Batu Parjan.

Jumlah penduduk Kota Batu saat ini tercatat sekitar 207 ribu. Jika targetnya 60 persen dari total masyarakat bisa mengikuti sensus online, berarti ada sekitar 160 ribu warga.

Lalu bagaiamana sisanya? Sisanya akan disensus secara manual. “Meskipun nanti misalnya tidak memenuhi target, tetap akan dilakukan secara manual dengan datang ke rumah warga,” kata Parjan.

Dia menambahkan,  adanya teknologi itu bisa meningkatkan partisipasi dalam pelaksanaan sensus penduduk online. Parjan juga berharap semuanya membantu menyukseskan pelaksanaan sensus penduduk dengan mengajak keluarga dan orang-orang di sekitarnya untuk berpartisipasi dalam sensus penduduk online.

Sementara, sensus penduduk 2020 dibagi menjadi dua periode. Periode pertama yakni sensus penduduk secara online. Dengan sistem ini, warga dapat mengisi data melalui website sensus.bps.go.id mulai 15 Februari-31 Maret 2020.

Sedangkan untuk periode kedua, tahap verifikasi dan pencacahan, pengecekan lapangan dan penyisiran yang dilakukan secara door to door oleh petugas sensus bekerja sama dengan pengurus lingkungan. Kegiatan itu berlangsung pada 1-31 Juli 2020.