Kondisi korban pencurian saat mendapatkan perawatan di rumah sakit (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Kondisi korban pencurian saat mendapatkan perawatan di rumah sakit (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Nahas dialami Leginem warga Lingkungan Ngelak, Kelurahan/Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena dijadikan sasaran pencurian oleh komplotan bersenjata, wanita yang kesehariannya bekerja sebagai seorang pedagang ini akhirnya diperkenankan pulang, Rabu (19/2/2020).

”Korban pencurian ini sempat ditodong oleh pelaku yang diduga kuat bersenjata senapan air soft gun, kondisinya sempat tak sadarkan diri usai dijadikan sasaran pencurian. Kasusnya saat ini sudah ditangani anggota Polsek Dampit, petugas masih memburu keberadaan pelakunya,” kata Kasubag Humas Polres Malang, Nining Husumawati, Rabu (19/2/2020) malam.

Berdasarkan laporan yang dihimpun kepolisian, aksi perampokan yang dialami korban ini terjadi pada Selasa (18/2/2020) sore. Tepatnya sekitar pukul 15.30 WIB, korban yang saat itu sedang berjualan di bedak miliknya yang ada di Pasar Dampit, Kabupaten Malang, didatangi oleh seorang pria yang tidak dikenal.

”Berdasarkan keterangan saksi mata, pelaku pencurian ini mendatangi lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motor Verza warna putih,” terang Nining.

Setelah turun dari sepeda motornya, pelaku yang sementara ini masih berstatus buronan polisi tersebut langsung menodongkan senapan yang dibawanya ke arah korban. ”Selain menodong korban dengan senapan air sift gun, pelaku juga sempat menggertak dengan menembakkan dua tembakan ke udara untuk menakuti korban,” jelas Nining.

Lantaran ketakutan, lanjut Nining, nenek 70 tahun itu hanya bisa pasrah saat dirampas beberapa barang berharganya oleh pelaku pencurian tersebut.

Dari pendalaman polisi, pelaku berhasil membawa kabur beberapa perhiasan milik korban. Yakni satu buah gelang emas, satu kalung emas, dan dua cincin emas yang jika ditotal memiliki berat mencapai 22 gram.

Selain merampas perhiasan milik korban, pelaku juga sempat mengambil uang didalam laci lapak dagangan korban sejumlah Rp 750 ribu. ”Akibat kejadian ini, kerugian materil yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 11 juta,” ujar Nining.

Usai mendapatkan barang jarahan, pelalu bergegas menaiki kendaraannya dan kabur meninggalkan lokais kejadian. Sedangkan korban yang diduga shock dan tak sadarkan diri, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bokor, Turen, Kabupaten Malang untuk mendapatkan penanganan medis.

”Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diketahui kabur ke arah timur usai melancarkan aksi pencurian dengan tindak kekerasan tersebut. Petugas sudah dikerahkan ke lapangan untuk memburu keberadaan pelaku,” tutup Nining.