Forkopimda saat mengangkat bibit tanaman Vetiver di Gunung Banyak, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Rabu (19/2/2020).
Forkopimda saat mengangkat bibit tanaman Vetiver di Gunung Banyak, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Rabu (19/2/2020).

MALANGTIMES - Dengan kompak jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Malang Raya menanam rumput vetiver (rumput akar wangi) di Gunung Banyak, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Rabu (19/2/2020). 

Tanaman itu dipilih untuk mencegah tanah longsor. Hal itu dikarenakan Kota Batu rawan terjadinya tanah longsor. Saat musim hujan tanah longsor selalu menghampiri di tiga kecamatan Kota Batu.

Beberapa jajaran forkopimda yang hadir itu yakni Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Zainuddin, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Pabung Kodim 0818 Batu-Malang; Mayor Arm.Choirul Efendi, Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Penanaman itu dipimpin oleh Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Zainuddin. "Jawa Timur adalah pelopor tempat menanam vetiver. Untuk di Kota Batu ini tanaman ini ditanam sebanyak 7 ribu bibit,” ucap Zainuddin.

Zainuddin menyebutkan, penanaman sebanyak 7 ribu  bibit rumput akar wangi ini disebar di tiga kecamatan di Kota Batu. "Penananam ini dilakukan atas instruksi Presiden dan BNPB agar setiap kota/kabupaten langsung action. Menindaklanjuti hal itu, Gubernur, Kapolda, dan Pangdam langsung gerak bersama,” imbuhnya.

Dengan ditanamnya tanaman itu lanjutnya, sekaligus wujud untuk ikut melestarikan lingkungan sekitar. Agar ke depan tidak ada lagi bencana terutama tanah longsor.

“Karena tanaman ini banyak manfaatnya, dari mencegah erosi dan longsor. Sehingga ke depan mari kita jaga apa yang sudah dirawat ini,” tambah Zainuddin.

Ke depan ia meminta ada tindak lanjut oleh tiga pilar, Babinsa, Babinkamtibnas, kades, dan organisasi pencinta lingkungan melakukan edukasi kepada masyarakat.

Sedang penanaman rumput vetiver sudah berlangsung sejak 17-19 Februari 2020 di beberapa titik. Yakni Desa Tlekung, Kelurahan Songgokerto, Desa Oro-Oro Ombo, Kelurahan Temas, Desa Sumberejo, dan sebagainya.