Lebaran Masih 3 Bulan Lagi, Tiket Mudik dari Stasiun Malang Sudah Terjual 50 Persen

Feb 19, 2020 16:16
Aktivitas lalu lalang pengguna transportasi kereta api di Stasiun Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Aktivitas lalu lalang pengguna transportasi kereta api di Stasiun Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Meski perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H masih akan berlangsung sekitar tiga bulan lagi, namun antusiasme pemudik dari Kota Malang rupanya cukup tinggi.

Ya, sejak PT Kereta Api Indonesia (KAI) membuka penjualan tiket mudik Lebaran dari tanggal 14 Feburari lalu, di Stasiun Kota Malang hingga siang ini (Rabu, 19/2) sudah terjual 50 persen dari yang disediakan.

Plt Kepala Stasiun Kota Malang, Mochammad Nur Ghozuli menyatakan penjualan tiket mudik lebaran dari Stadiun Malang didominasi untuk perjalanan jarak jauh. Seperti tujuan Jakarta, Bandung, hingga Yogyakarta.

"Antusiasme dari pengguna transportasi kereta api cukup banyak, jadi sejak dibuka 14 Februari untuk keberangkatan mulai 14 Mei sampai hari ini terpantau mencapai 50 persen tiket yang terjual. Kebanyakan yang diminati untuk kereta api jarak menengah dan jauh itu tujuan Jakarta," ujarnya, Rabu (19/2).

Ia menjelaskan, seperti tiket kereta api Matarmaja tujuan Malang-Pasar Senen (Jakarta) untuk pulang pergi sudah terjual lebih dari 500 lembar. Tiket ini untuk berangkatan tanggal 16 Mei dan 17 Mei 2020 mendatang.

"Tapi, untuk ketersediaannya masih banyak. Masyarakat juga lebih gampang untuk melakukan pembelian. Selain melalui aplikasi KAI Access, penjualan juga telah tersedia tiket eksternal yang kerja sama dengan KAI," jelasnya.

Lebih lanjut, ia memprediksi penjualan tiket kereta api mudik Lebaran 2020 ini akan terus meningkat. Biasanya, pemudik banyak memburu tiket pada H-5 keberangkatan hingga sehari sebelum lebaran. 

Sementara ini, pihaknya juga menunggu instruksi dari KAI pusat terkait antisipasi lonjakan penumpang. Apakah, nanti akan ada kereta api tambahan atau tidak. 

Baca Juga : Tanggapan Resmi Gojek dan Grab soal Fitur Ojek Online yang Hilang dari Aplikasi

"Antisipasi lonjakan penumpang, bilamana kereta api reguler sudah habis, nanti ada info pusat terkait kereta api tambahan. Kami masih menunggu informasi dari pusat," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, untuk wilayah PT KAI Daop 8 khusus kereta reguler jarak jauh dan menengah disediakan sebanyak 33 angkutan. Sebanyak 8 kereta api kelas eksekutif, 11 kelas ekonomi, dan 14 kelas campuran, dengan total 19.848 tempat duduk.

Sementara, untuk kerata api reguler jarak jauh atau menengah yang melintas di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya juga telah disiapkan sejumlah 8 angkutan. Yakni, 2 kelas ekonomi dan 6 KA kelas campuran, dengan total 4.936 tempat duduk.

Topik
MalangBerita MalangTiket mudik dari Stasiun MalangPT Kereta Api IndonesiaPlt Kepala Stasiun Kota Malang Mochammad Nur GhozuliPT KAI Daop 8 Surabaya

Berita Lainnya

Berita

Terbaru