Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Hadi Santoso usai melakukan paparan proyek kegiatan di Kecamatan Sukun. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Hadi Santoso usai melakukan paparan proyek kegiatan di Kecamatan Sukun. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pembangunan Jembatan Kedungkandang bakal mulai  dilakukan tahun ini. Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) menjelaskan jika nantinya proses tender lancar, maka April proses pembangunan bakal dimulai.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Revitalisasi Pasar Bunulrejo Dibatalkan

Hal itu diungkapkan Kepala DPUPRPKP Hadi Santoso dalam Musyawarah Rencana Pembangun (Musrenbang) 2021 di Kecamatan Kedungkandang, Selasa (18/2/2020).

"Kalau tender lancar, 1 April kami mulai pembangunan," ungkap pria yang akrab disapa Soni tersebut.

Lanjutnya, jika positif dimulai, maka ia meminta warga Kedungkandang untuk bisa memahami jika nanti ada waktunya jalan akan ditutup total untuk proses perbaikan.

"Makanya kami sampaikan kepada sesepuh termasuk Pak Lurah, Pak Camat jika nantinya 1 April benar bisa dimulai, maka jalan akan ditutup hingga 15 Desember," ujarnya.

Meskipun begitu, masyarakat diminta untuk tidak khawatir. Sebab, pihaknya tidak akan selalu melakukan penutupan jalan secara total. Selain itu, pihaknya juga telah memikirkan adanya jalan-jalan pintas yang lain.

"Tidak selalu kami tutup total. Ada saat-saat tertentu akan kami tutup total, ada saat tertentu akan kami bukan hanya untuk roda dua," bebernya.

Baca Juga : Jamin Nasib Tenaga Kerja, Disnaker-PMTSP Kota Malang Ajukan Skema Jaring Sosial

"Tapi jika memang tender benar-benar clear, kami nanti juga minta waktu, kami juga akan mengumpulkan bapak ibu untuk kembali berdiskusi jalan mana saja yang bisa dipakai untuk jalan pintas," imbuhnya.

Desain Jembatan Kedungkandang tak jauh berbeda dengan detail engineering design (DED) yang sebelumnya. Jembatan Kedungkandang akan dibangun sepanjang 320 meter dengan lebar 14 meter. Meskipun telah ada jembatan baru, jembatan lama nantinya tetap akan difungsikan sebagai U-turn.

"Endingnya jembatan Kedungkandang yang di atas, ada yang di bawah yang akan tetap berfungsi," pungkasnya.