RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)
RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Telepsikatri merupakan cara penanganan orang pengidap ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) melalui aplikasi video call. Sayang, belum banyak dimanfaatkan.
 

Baca Juga : Lagi, 1 Warga Kota Kediri Terkonfirmasi Positif Covid 19

Hal ini disampaikan oleh Nur Asrori staf PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit), Senin (17/2/2020) saat memberikan pendampingan di Posyandu Jiwa Wonorejo Singosari. "Jadi pasien di sini bisa diperiksa psikiater dari RSJ (Rumah Sakit Jiwa) memakai video call, itu bisa digunakan," beber Nur Asrori.

RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang sendiri mempunyai banyak daerah binaan. Khususnya untuk wilayah Kabupaten Malang, memiliki empat daerah binaan,"Binaannya di Dau, Bululawang, Singosari, di Singosari ada 2 puskesmas, ada Puskesmas Singosari sama Puskesmas Ardimulyo, dua-duanya binaan kita,"Tambahnya. 

Pihak RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang menggunakan inovasi ini karena mempertimbangkan jarak rumah pengidap ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) dengan Rumah Sakit yang jauh. "Kan kendalanya pasien gangguan jiwa itu di masalah obat ya. Mereka dari rumah untuk ke RSJ itu jauh dan rata-rata ekonominya rendah. Ini bisa disiasati dengan telepsikiatri. Ini terobosan, terutama se-jawa timur kan belum semua kabupaten ada psikiater. Untuk di Jawa Timur masih ada di Puskesmas Ardimulyo sama Puskesmas Singosari saja,"Jelas Nur Asrori dengan tegas.

Inovasi tersebut kurang diminati oleh beberapa puskesmas atau rumah sakit. Padahal dari pihak RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang sudah menawarkan inovasi tersebut ke pihak-pihak yang berwenang agar lebih efektif. "Sampai sekarang itu kita tawarkan kemana-mana, tetapi belum ada yang minta. Kan kadang pasien jiwa itu pasiennya itu terus, kalau sudah pernah kita telepskiatri, kan obatnya tinggal ngelanjutkan yang dulu, hanya gitu saja. Kecuali ada kasus khusus kita telepsikiatri lagi,"Tutupnya.