Suasana Musrenbang Lansia saat Wali Kota Malang Sutiaji (dua dari kiri) memberikan bantuan Rantang Kasih kepada peserta lansia, Senin (17/2) (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Suasana Musrenbang Lansia saat Wali Kota Malang Sutiaji (dua dari kiri) memberikan bantuan Rantang Kasih kepada peserta lansia, Senin (17/2) (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tematik terus dijalankan Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Malang. Kali ini, unsur yang dilibatkan warga lanjut usia (Lansia).

Salah satu yang disoroti dalam hal ini mengenai adanya Taman Ramah Lansia yang sudah tersebar di beberapa titik. Program ini ke depan yang nantinya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan lansia di setiap wilayah.

"Apalagi kita sudah memiliki taman, nanti akan kami buat per kecamatan ada Taman Ramah Lansia. Pelan tapi pasti, apa yang menjadi kebutuhan lansia akan dilakukan," ujar Wali Kota Malang Sutiaji saat mengisi acara Musrenbang Lansia, di Hotel Savana Kota Malang, Senin (17/2).

Ia menjelaskan, melalui Musrenbang Tematik maka segala kegiatan yang masuk dalam program RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah) 2021 akan lebih fokus. Sehingga setiap kecamatan akan disesuaikan kebutuhannya.

"Berbicara Musrenbang Tematik, ini kan lebih fokus. Kalau membahas anak ya anak, remaja ya remaja, lansia ya kita bahas juga. Apa sih sebetulnya yang diperlukan, itu nanti diakumulasi menjadi instrument yang masuk ke RKPD 2021," jelasnya.

Disamping itu, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengungkapkan program tersebut nantinya harus tetap disesuaikan dengan prioritas pemerintah pusat. Yaitu, menciptakan pembangunan sumber daya manusia yang unggul. 

"Tentu harus dirumuskan sesuai koridor nasional. Yang dipersiapkan, mulai dari masa anak dalam kandungan, remaja, dan usia lanjut. Tugas kita mempersiapkan usia lanjut, usia 60 tahun ke atas," terangnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) Kota Malang itu menyebut, salah satu tujuan utamanya menjadikan Kota Malang yang ramah lansia. Selama ini beberapa program yang sudah ada dijelaskannya, mulai dari Rantang Kasih, Posyandu Lansia, hingga yang terbaru Sekolah Lansia.

Yang mana di Sekolah Lansia ini, para warga dapat memanfaatkan fasilitas dan layanan untuk meningkatkan aktivitas lansia lebih positif. Salah satunya, bagaimana dalam mengetahui ketahanan tubuh dan tulang.

"Sekolah Lansia yang ada di RW 9 Kelurahan Pisang Candi itu sangat kita apresiasi, terlebih dilakukan dengan mandiri, dengan biaya sendiri. Banyak hal yang sudah dilakukan, dan ini kesempatan yang baik untuk memberikan program lansia ke depan semakin baik," paparnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Malang Dwi Rahayu mengatakan puluhan warga dari komunitas Peduli Lansia ini diminta untuk ikut memberikan sumbangsih dalam Musrenbang Lansia dalam penyusunan program RKPD 2021. Hal ini menjadi salah satu upaya dalam membentuk lansia yang mandiri, sejahtera dan bermartabat.

"Saya berharap agar peserta yang mengikuti ini, turut aktif menyampaikan ide-ide besar demi mewujudkan masyarakat Kota Malang yang bermartabat," jelas dia.