Anak-anak Ranu Pane dengan sepatu boots-nya. (Foto: Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Anak-anak Ranu Pane dengan sepatu boots-nya. (Foto: Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

MALANGTIMES - Ketika media ini berada di Ranu Pane saat kunjungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, pada Sabtu (15/2) kemarin, tampak sejumlah anak-anak SD di desa ini terbiasa dengan sepatu boots.

Mereka berlarian seperti anak-anak SD pada umumnya. Namun yang menarik, mereka mengenakan alas kaki sepatu boots. Bukan sepatu bola atau sepatu kets untuk olahraga  

Bahkan tanpa ada rasa canggung dan kaku, saat mengenakan sepatu boots yang tingginya hampir mencapai lutut mereka. Mereka tetap tampak nyaman berlarian bersama teman-teman mereka.

Ternyata mereka memiliki alasan sendiri kenapa mereka mengenakan sepatu boots. Menurut bocah-bocah ini, sepulang mereka kadang mereka ikut orang tuanya ke lahan pertanian yang memiliki tanah dengan kondisi basah.

"Kalau nggak pakai sepatu seperti ini lumpurnya bisa masuk ke dalam sepatu Pak. Kalau sepatu seperti ini, enak walaupun ke ladang," kata salah seorang dari mereka.

Ternyata bocah-bocah SD ini memang sering diajak orang tuanya untuk merawat tanaman di ladang mereka, yang sebagian besar ditanami kentang dan sejumlah sayur mayur lainnya.

"Kalau sedang panen kadang-kadang kami ikut ke ladang bersama orang tua saya," tutur yang lain.

Sebagaimana diketahui, lahan pertanian tempat masyarakat bertani bukan merupakan lahan datar. Sebagian di antaranya dalam bentuk perbukitan dengan tanah yang selalu basah, yang pada musim penghujan sering berlumpur.

Ternyata itulah alasan bocah-bocah ini sedemikian akrab dengan sepatu boots, yang biasanya hanya dipakai oleh orang dewasa ketika mengerjakan lahan pertanian.