Harun Masiku mantan Calon Legislatif dari PDI Perjuangan daerah pemilihan Sumsel 1 pada Pemilu 2019. (Foto: Istimewa)
Harun Masiku mantan Calon Legislatif dari PDI Perjuangan daerah pemilihan Sumsel 1 pada Pemilu 2019. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Sudah satu bulan lebih keberadaan Harun Masiku belum jelas. Harun Masiku merupakan mantan calon legislatif (caleg) DPR RI dari PDI Perjuangan daerah pemilihan Sumsel 1 pada Pemilu 2019. 

Dia diburu oleh petugas atas kasus suap yang melibatkan mantan komisioner KPU (Komisi Pemilihan Umum) Republik Indonesia, Wahyu Setiawan. Suap itu untuk meloloskan dan menetapkan Harun Masiku sebagai anggota DPR PAW (Pergantian Antar Waktu).

Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melancarkan aksi Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 8-9 Januari 2020 sempat mendeteksi keberadaan Harun Masiku berada di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Kebayoran, Jakarta Selatan. Tetapi KPK kehilangan jejak Harun Masiku saat akan mengamankannya.

Sempat terdapat laporan bahwasannya Harun Masiku berada di salah satu bandara. Hal ini juga merupakan catatan penting KPK dalam memburu tersangka. Karena pada kasus-kasus dugaan korupsi sebelumnya, KPK terlihat dengan mudah menangkap tersangka, entah dengan alat penyadapan ataupun alat-alat canggih yang dimiliki oleh KPK.

Tentunya jika akan dilakukan penyadapan harus melalui proses izin kepada Dewan Pengawas untuk melakukan penyadapan sesuai Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019.

Dilansir dari inews, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan bahwa KPK telah membentuk tim satgas (Satuan Tugas) khusus untuk memburu dan menemukan keberadaan titik lokasi pasti Harun Masiku berada, yang juga telah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang).

Baca Juga : Mokong Keluyuran Malam Hari, Warga Jalani Rapid Test Covid-19 di Tempat

"Kita sudah bentuk tim juga, satgas khusus, kita sudah keluarkan DPO, tapi sampai sekarang kita belum mendapatkan," ungkapnya, Jumat (14/2/2020).