Petugas saat mengevakuasi material longsor yang menutup akses jalan antar dua desa di Kecamatan Pujon. (Foto: PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Petugas saat mengevakuasi material longsor yang menutup akses jalan antar dua desa di Kecamatan Pujon. (Foto: PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Intensitas curah hujan yang tinggi kembali menyebabkan musibah di Kabupaten Malang. Kamis (13/2/2020) petang, giliran akses jalan di Desa Sukomulyo menuju Desa Bendosari, Kecamatan Pujon yang terputus akibat tertimbun longsor.

”Material longsor dari tebing setinggi 60 meter yang ada di lokasi kejadian, menyebabkan akses jalan antar dusun di Desa Sukomulyo menuju Desa Bendosari tidak bisa dilalui,” kata Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, Mudji Utomo.

Baca Juga : Quraish Shihab Tegaskan Wabah Covid-19 Bukan Azab Allah

Diperoleh keterangan, beberapa jam sebelum musibah terjadi, di kawasan Kecamatan Pujon sempat diguyur hujan deras. Diduga karena tergerus air, menyebabkan tebing yang ada di antara Dusun Bakir, Desa Sukomulyo dan Dusun Cukal, Desa Bendosari longsor.

”Untuk sementara waktu, warga yang hendak melintas di lokasi kejadian harus menempuh jalur alternatif. Akses jalan yang tertimbun longsor sejauh 200 meter,” jelas Utomo.

Meski jalur penghubung antar desa lumpuh total, namun dipastikan tidak ada korban jiwa atas insiden tersebut. ”Hanya menutup akses jalan, pemukiman warga juga tidak ada yang tertimbun longsor,” sambung Utomo.

Hingga hari ini, Jumat (14/2/2020) petugas gabungan dari PMI Kabupaten Malang, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), TNI, dan Polri serta masyarakat setempat terpantau masih berupaya membersihkan material longsor yang menutup akses jalan tersebut.

”Rencananya pembersihan material longsor bakal menggunakan alat berat, ini masih berkoordinasi dengan instansi terkait,” tutup Utomo.