Ilustrasi curanmor (medialampung)
Ilustrasi curanmor (medialampung)

MALANGTIMES - Ibrahim, warga Jalan Sukun Gempol, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, ditangkap Unit Resmob Polresta Malang Kota (8/2/2020).

 Ibrahim merupakan pria yang telah lama menjadi target incaran petugas alias masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 2019 lalu. Pemuda 21 tersebut adalah residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di beberapa lokasi di Kota Malang. Dua teman Ibrahim sebelumnya telah berhasil tertangkap. 

Ibrahim terakhir sebelum tertangkap beraksi pada 6 Juli 2019. Saat itu, ia bersama temannya menggasak motor milik seorang mahasiswi bernama Sindi Mei Wahyuni (20) di kawasan Sanan Gang XII, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

"Saat itu, pelaku mencuri motor korban yang tengah terparkir di pinggir jalan. Pelaku ini beraksi bukan menggunakan kunci T seperti pelaku lainnya. Namun pelaku ini menggunakan obeng dengan membongkar kunci kontak kendaraan korban," jelas Kapolres Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata.

Setelah berhasil merusak kunci motor korban, pelaku lantas menyambungkan kabel on off sehingga dengan mudah  segera kabur.

Petugas yang mendapat laporan korban lantas menangkap dua pelaku lain bernama Dani dan Jefri. Sementara Ibrahim berhasil meloloskan diri. 

Untuk peran masing-masing pelaku, Ibrahim bertugas untuk mengawasi situasi. Sedangkan dua temannya sebagai eksekutor.

"Saat kabur Ibrahim bersembunyi di kawasan Tulungagung. Kemudian pada Jumat kemarin, anggota mendapatkan informasi jika pelaku berada di wilayah Sukun Gempol. Akhirnya segera dilakukan penangkapan," ungkap Leonardus.

Kepada polisi, pelaku sempat menyangkal telah sering beraksi. Pelaku mengaku  baru beraksi satu kali. Namun hasil dari pendalaman petugas, pelaku ternyata sudah tiga kali beraksi.

"Masih terus kami dalami. Pelaku terancam pasal 363 ancaman lima tahun penjara," pungkasnya.