Rombongan Unikama saat berkunjung ke Balitkabi. (ist)
Rombongan Unikama saat berkunjung ke Balitkabi. (ist)

MALANGTIMES - Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) melakukan kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi). Kunjungan tersebut untuk melakukan observasi mengenai sistem farming. Hal itu merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas maupun wawasan mahasiswa Prodi Teknik Informatika.

Baca Juga : Dampak Covid-19, Beasiswa LPDP ke Luar Negeri Ditunda Tahun Depan

“Sekitar 6 dosen dari Prodi TI termasuk wakil dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) berkunjung ke Balitkabi sekaligus melakukan observasi mengenai sistem farming di sana. Ternyata mereka masih menanam dengan cara manual. Belum ada sentuhan teknologi sedikitpun. Padahal, sekarang ini sudah memasuki era revolusi industri 4.0, semua sudah menggunakan teknologi,” ungkap Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknik Informatika Moh. Ahsan MKom MT.

Di sana, rombongan dari Prodi Teknik Informatika Unikama disambut langsung oleh Kepala Seksi Jasa Penelitian Bambang Sri Koentjoro SP MKom dan juga Ketua Penelitian Kacang-kacangan Heriyanto. Tiba di Balitkabi, rombongan langsung diajak berkeliling serta mendapatkan penjelasan mengenai sistem farming mulai dari penanaman bibit, perawatan hingga pada panen.

“Mereka mengajak kami berkeliling Balitkabi  dan menjelaskan sistem farming yang dilakukan mulai dari penanaman bibit, perawatan, pemberian pupuk, dan panen. Semua dilakukan manual oleh manusia tanpa bantuan teknologi sedikit pun. Itulah yang menjadi keluhan Balitkabi kepada kami," bebernya.

Setelah kunjungan ini, akan berlanjut dengan dilakukannya mdmorandum of understanding (MoU) dengan Balitkabi.   MoU tersebut diharapkan bisa memberikan kontribusi positif terhadap kedua belah pihak.

Untuk Balitkabi, diharapkan Prodi TI Unikama bisa membantu Balitkabi dalam memanfaatkan teknologi yang digunakan dalam sistem farming hingga membuahkan hasil yang maksimal.

Selain itu, dalam kesempatan kunjungan tersebut, dosen maupun mahasiswa juga bisa melakukan  penelitian di Balitkabi. Pihak Balitkabi juga akan membantu mencari informasi, mengenai apa saja kebutuhan maupun keperluan yang dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Mulai Hari Ini, Intip Jadwalnya Yuk!

“Masih banyak petani di Jawa Timur ini yang menjalankan sistem farming secara manual, dengan melakukan penelitian Balitkabi setidaknya kami selaku dosen dan mahasiswa bisa membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi para petani,” tambahnya.

Wakil Dekan FST Alexius Endy Budianto SKom MM menambahkan,   kerja sama di bidang riset teknologi  yang terjalin ini memang dirasakan sangat perlu untuk kebutuhan dua belah pihak.

“Mahasiswa Prodi Teknik Informatika sudah banyak yang menciptakan robot untuk pertanian serta softwarenya. Maka dari itu, kami sepakat melakukan MoU dengan Balitkabi karena di bidang pertanian sangat membutuhkan sentuhan teknologi,” paparnya.

Lebih lanjut dijelaskan, mengenai inovasi maupun produk-produj Prodi TI, Unikama juga telah banyak ditelurkan. Produk berbasis teknologi untuk smart farming tersebut di antaranya seperti stone pengiraman tanaman dan hama, sistem pakar untuk deteksi penyakit tanaman, robot pengatur sanitasi air dan pendeteksi kelembaban suhu dan energi surya.

Dan untuk itu, saat ini hanya tinggal mencari apa yang memang dibutuhkan oleh pihak Balitkabi dalam memaksimalkan tugasnya. “Tinggal apa yang dibutuhkan oleh Balitkabi untuk meningkatkan sistem farming. Sebenarnya tidak hanya untuk Balitkabi  rencananya. Hasil riset dari Prodi Teknik Informatika kami peruntukkan ke masyarakat lewat Balitkabi. Sudah saya bicarakan dengan ketua LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) dan rektor Unikama. Mereka sangat mendukung sekali apa yang dilakukan oleh Prodi Teknik Informatika,” tutupnya.