Musrenbang Anak, Bappeda Kota Malang kembali libatkan anak-anak (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)
Musrenbang Anak, Bappeda Kota Malang kembali libatkan anak-anak (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tematik yang dilaksanakan Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Malang dinilai sangat efektif. Itu sebabnya, setiap unsur yang mencakup tema yang dibahas selalu dilibatkan.

Musrenbang Anak RKPD 2021 ini misalnya. Di acara ini Bappeda kembali melibatkan puluhan anak-anak untuk turut serta menyumbangkan pemikirannya. Dengan harapan, keinginan anak-anak dapat terakomodasi dan sesuai dengan yang diinginkan anak-anak.

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

"Musrenbang Anak kali ini menginjak tahun kedua. Dan tahun lalu, 25 persen usulan anak-anak telah terakomodasi dalam program yang dijalankan Pemerintah Kota Malang," kata Kepala Bappeda Kota Malang Dwi Rahayu di sela-sela kegiatan Musrenbang Anak RKPD 2021 yang digelar di Hotel Savana, Senin (10/2/2020).

Dalam musrenbang yang digelar kali ini, ia pun menargetkan agar lebih banyak lagi usulan anak-anak yang bisa terakomodasi. Itu sebabnya, dalam diskusi yabg berlangsung, sebagian besar perserta yang diajak berdiskusi adalah anak-anak. Dengan didampingi orang tua, lembaga sekolah, serta perangkat daerah (PD) Kota Malang,  setiap aspirasi anak yang disampaikan diserap.

Perempuan berambut panjang itu menyampaikan, setiap masukan yanh diberikan dalam diskusi tersebut akan diinventarisasi. Nantinya, bidang sektoral Bappeda Kota Malang akan mengawal perkembangannya untuk bisa diwujudkan dalam setiap program yang dibuat masing-masing perangkat daerah (PD).

"Jadi, mana saja yang bisa diakomodiasi agar direalisasikan. Agar musrenbang tematik yang terlaksana juga bukan hanya sekadar seremonial belaka, tapi jelas peruntukannya," ucap Dwi.

Lebih jauh Dwi menyampaikan, beberapa evaluasi juga selalu disampaikan dalam setiap diskusi dan musrebang yang dilaksanakan. Itu sebabnya, dalam setiap diskusi dan musrenbang. Bappeda juga selalu melibatkan berbagai unsur, tanpa kecuali DPRD Kota Malang.

Dengan harapan, pokok pikiran (pokir) yang digelar oleh DPRD Kota Malang tak hanya terfokus pada infrastruktur saja, melainkan juga fokus dengan berbagai unsur lain. Salah satunya upaya membangun karakter anak-anak. Sehingga, dewan selalu dilibatkan agar sepaham dengan rencana pembangunan dan setiap program yang direncanakan.

"Dewan selalu ada perwakilan yang turut serta diskusi. Tapi musrenbang disabilitas kemarin dan musrenbang anak hari ini tidak ada perwakilan. Padahal kami sangat berharap agar setiap musrenbang tematik ada perwakilan dari dewan. Tapi informasinya dewan masih kunjungan ke luar kota," imbuh Dwi.

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

Sementara itu, kegiatan musrenbang anak yang digelar di Hotel Savana itu dibuka langsung Wali Kota Malang Sutiaji. Sederet penampilan menarik juga disuguhkan anak-anak dalam kesempatan tersebut. Di antaranya seperti tari-tarian, stand up comedy, hingga persembagan sebuah lagu sebelum proses diskusi dilaksanakan.