Tersangka AT saat diinterogasi penyidik Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Polres Malang. (Foto: Ashaq Lupito/MalangTimes)
Tersangka AT saat diinterogasi penyidik Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Polres Malang. (Foto: Ashaq Lupito/MalangTimes)

MALANGTIMES - Seorang karyawan swasta berinisial AT (20) dilaporkan telah mencabuli seorang pelajar.

Korban berinisial LA yang masih berusia 14 tahun. Dia merupakan seorang siswi di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Sedangkan tersangka berinisial AT (20) merupakan warga Dusun Sundan RT.002/RW.01, Desa Plaosan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.

Baca Juga : Keluarkan Surat Edaran, Mulai Besok Bupati Malang Minta Warga Tidak Keluar Rumah

"Tersangka diamankan petugas setelah melakukan hubungan intim dengan korban di salah satu penginapan di Desa Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang," kata Kanit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Malang Ipda Yulistiana Sri Iriana.

Ipda Yulistiana menyebutkan bahwa kronologi kejadian bermula pada saat korban berada di rumah neneknya. Dia lalu  berpamitan keluar untuk bermain dengan temannya. 

"Korban ke rumah neneknya di Wagir pada hari Jumat (24/1/2020). Dia izin berpamitan keluar bermain dengan temannya dan tak kunjung pulang. Selanjutnya pihak keluarga berinisiatif mencari korban di Stadion Kanjuruhan pada Selasa (28/1/2020), dan menemukan korban bersama teman laki-lakinya," ungkapnya.

Saat dimintai keterangan, pihak keluarga menuturkan kepada petugas bahwa korban tidak pulang ke rumah dan telah berhubungan layaknya suami istri dengan tersangka. "Korban menuturkan kepada keluarga bahwa selama ini tidak pulang ke rumah dan bersama laki-laki tersebut di salah satu penginapan. Sudah melakukan hubungan layaknya suami istri sebanyak satu kali," ucap Yulistiana.

Tersangka AT dijerat dengan Pasal 81 Jo Pasal 76D dan atau Pasal 82 Jo Pasal 76E UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya 15 tahun kurungan penjara.